Per Januari 2025, Proyek LRT Jakarta Fase 1B Capai 47,13 Persen

Laporan: Sigit Nuryadin
Kamis, 13 Februari 2025 | 22:54 WIB
Kereta LRT (SinPo.id/LRT Jakarta)
Kereta LRT (SinPo.id/LRT Jakarta)

SinPo.id - Proyek pembangunan LRT Jakarta Fase 1B terus menunjukkan kemajuan signifikan dengan pencapaian 47,13 persen per 31 Januari 2025. Progres ini meliputi berbagai tahapan pekerjaan struktur jalur layang, dengan fokus utama pada pekerjaan pondasi, konstruksi tiang jembatan, serta pemasangan balok jembatan yang tengah berjalan sesuai target.

Direktur Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Ramdani Akbar, menyatakan proyek ini berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. 

"Saat ini proyek berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan," ujar Ramdani dalam keterangannya pada Kamis, 13 Februari 2025.

Menurut Ramdani, beberapa pekerjaan yang baru saja diselesaikan termasuk pengeboran pondasi di area Manggarai dan pemasangan 'steel box girder' (balok kotak baja) di Rawamangun.

"Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong sistem transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan," ungkap dia. 

Lebih lanjut, Ramdani mengungkapkan rincian progres pekerjaan yang sudah berlangsung. Untuk Zona 1 yang meliputi Velodrome, Rawamangun, dan Pasar Pramuka, stasiun Rawamangun telah memasuki tahap penyelesaian arsitektural serta pembangunan pintu masuk di sisi timur. 

"Sementara itu, stasiun-stasiun lainnya di zona ini seperti Stasiun Pramuka dan Pasar Pramuka tengah dalam proses pengerjaan pondasi dan struktur tiang jembatan," kata Ramdani. 

Sedangkan di Zona 2 yang mencakup Matraman hingga Manggarai, progres juga menunjukkan kemajuan yang signifikan. Ramdani menyebut pekerjaan pondasi di Stasiun Matraman telah selesai, dan pemasangan tiang jembatan tengah berlangsung di titik-titik yang telah ditentukan. Selain itu, sejumlah gelagar bentang untuk jembatan juga telah terpasang di Jalan Tambak.

Dia juga menuturkan, proyek LRT Jakarta Fase 1B ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah Jakarta untuk mentransformasi kota menjadi lebih ramah lingkungan dan berdaya saing. 

"Dengan tujuan untuk selesai pada kuartal IV tahun 2026, LRT Jakarta Fase 1B diprediksi akan melayani sekitar 80.000 hingga 100 ribu penumpang per hari," ujar Ramdani. 

"Selain mempercepat mobilitas, proyek ini juga dapat meningkatkan perekonomian di sekitar jalur stasiun, menciptakan peluang usaha baru, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jakarta," tandasnya. 

BERITALAINNYA