Legislator DKI Dorong Sekolah Ajarkan Siswa Kelola Sampah Program MBG

Laporan: Sigit Nuryadin
Kamis, 13 Februari 2025 | 20:44 WIB
Makan Bergizi Gratis di sekolah Jakarta (SinPo.id/Beritajakarta)
Makan Bergizi Gratis di sekolah Jakarta (SinPo.id/Beritajakarta)

SinPo.id - Ketua DPRD DKI, Khoirudin mengimbau agar sekolah-sekolah mulai mengajarkan siswa cara mengolah sisa makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Menurut dia, hal ini diharapkan bisa mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan oleh program yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak tersebut.

"Mudah-mudahan kepala sekolah bisa mengajak anak-anaknya untuk mengolah sampah," ujar Khoirudin kepada wartawan, Kamis, 13 Februari 2025.

Dia menuturkan, pengolahan sisa makanan yang tepat dapat memberikan manfaat, baik untuk lingkungan maupun ekonomi, seperti mengubahnya menjadi pupuk kompos.

Khoirudin pun berharap sekolah yang telah mendapatkan program MBG juga dapat memberikan edukasi kepada siswa mengenai cara mengolah sisa makanan. 

"Tentu sekolah ada tempat pembuangan sampah, nah sampah makanan ini bisa dijadikan pupuk," tuturnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD DKI, Wibi Andrino mengungkapkan kekhawatirannya jika sisa makanan dari program MBG hanya dibuang begitu saja tanpa ada pengolahan yang bermanfaat. 

Menurut Wibi, program yang baik untuk memenuhi kebutuhan gizi anak harus diimbangi dengan pengelolaan sampah yang baik pula.

"Agar ke depan sampah tidak menjadi masalah, kita harus mulai dari sekolah. Jangan hanya menunggu dari pemerintah," ujar Wibi. 

Untuk itu, dia mengajak seluruh sekolah penerima manfaat MBG untuk mulai mengajarkan pengolahan sampah agar dapat meminimalkan dampak buruk bagi lingkungan di masa mendatang.

"Dengan pendekatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya mendapatkan manfaat dari gizi yang diberikan, tetapi juga belajar bertanggung jawab terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah yang lebih bijaksana," tandasnya.