RUU TNI-POLRI

DPR Masih Tunggu DIM RUU TNI-Polri dari Pemerintah

Laporan: Juven Martua Sitompul
Kamis, 11 Juli 2024 | 18:28 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani (SinPo.id/ Ashar)
Ketua DPR RI Puan Maharani (SinPo.id/ Ashar)

SinPo.id - Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan pihaknya belum bisa membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan RUU tentang Polri. Parlemen masih menunggu dokumen daftar inventarisasi masalah (DIM) dari pemerintah untuk menindaklanjuti rancangan payung hukum itu.

Puan mengatakan sejauh ini DPR baru menerima Surat Presiden (Surpres) terkait dua RUU tersebut, namun belum disertai DIM. Adapun pada Rapat Paripurna DPR RI ke-18, dua RUU tersebut telah disetujui menjadi usul inisiatif DPR RI.

"Bagaimana, seperti apa, sampai sekarang belum ada, nanti kalau sudah ada baru kita akan bahas," kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024.

Puan juga mengatakan pihaknya masih menunggu dokumen DIM ari pemerintah terkait RUU tentang Kementerian Negara yang juga telah disetujui dalam rapat paripurna menjadi usul inisiatif DPR RI.

"Yang tadi ditanyakan, belum ada DIM-nya, jadi baru ada Surpres-nya," kata dia.

Sebelumnya, Staf Khusus Presiden RI Bidang Hukum Dini Purwono mengatakan empat Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait TNI dan Polri, Imigrasi, dan Kementerian Negara telah sampai pada proses penyusunan DIM oleh kementerian terkait.

Proses penyusunan DIM dilakukan oleh kementerian ataupun lembaga terkait, seperti RUU TNI dan Polri oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam). Salah satu faktor pendorong RUU itu digulirkan karena untuk menyesuaikan dengan UU Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga memuat perubahan usia pensiun.sinpo

Komentar: