Habiburokhman: Gerindra Tak Mau Paksa Golkar Usung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta

Laporan: Juven Martua Sitompul
Kamis, 20 Juni 2024 | 18:22 WIB
Waketum Partai Gerindra Habiburokhman (SinPo.id/ Antara)
Waketum Partai Gerindra Habiburokhman (SinPo.id/ Antara)

SinPo.id - 

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan partainya tidak bisa memaksa Partai Golkar untuk mengusung kadernya Gubernur Jawa Barat 2018-2023 Ridwan Kamil (Kang Emil) untuk bertarung di Pilkada Jakarta 2024.

Gerindra mempersilakan Golkar memutuskan arah politik Kang Emil. Habiburokhman menekankan Gerindra mengedepankan hubungan antar partai politik (parpol), khususnya di dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).

"Kalau mereka mau di Jawa Barat ya pasti diputuskan di Jawa Barat oleh mereka. Tapi kami ingin sebaiknya di Jawa Barat kita menang, di Jakarta kita menang," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 20 Juni 2024.

Kendati begitu, kata Habiburokhman, Gerindra meyakini bahwa sosok Kang Emil memiliki peluang besar untuk bertarung di Pilkada Jakarta. Menurutnya, tipikal pemilih di Jakarta biasanya cenderung positif terhadap sosok-sosok baru.

Habiburokhman menilai warga Jakarta merupakan pemilih yang kritis terhadap sosok incumbent atau petahana. Sebab, berdasarkan pengalamannya dalam menangani Pilkada di Jakarta, survei-survei elektabilitas selalu tidak sama dengan hasil akhir.

Dia mencontohkan fenomena incumbent yang tak terpilih kembali, yaitu Fauzi Bowo yang kalah oleh Joko Widodo (Jokowi) saat Pilkada DKI Jakarta 2012. Kemudian, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai incumbent juga kalah oleh Anies Baswedan saat Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Kan dikategorikan incumbent, Pak Anies ini juga menjadi pertanyaan. Karena itu Ridwan Kamil adalah sosok baru di Jakarta dalam konteks elektoral," katanya.

Walaupun masyarakat secara nasional telah mengenal Ridwan Kamil, Habiburokhman menyebut sosok itu bisa tampil kompetitif jika berkompetisi di Jakarta. Terlebih, masyarakat pun sudah tahu pencapaian-pencapaian Kang Emil ketika menjadi Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat.

"Ibu kota provinsi (Jawa Barat) yang karakteristiknya mirip Jakarta. Banyak masalah-masalah yang mirip Jakarta diselesaikan di Kota Bandung, kemudian di Jawa Barat," kata dia.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyebut pencalonan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Kang Emil) untuk pilkada Jakarta belum final. Nasib Kang Emil di Pilkada 2024 masih dalam pembahasan.

"Ya masih dalam pembahasan," kata Airlangga di Jakarta, Kamis, 20 Juni 2024.

Airlangga tidak membenarkan ataupun membantah kabar yang menyebut partai koalisi telah menyetujui Kang Emil maju pilkada Jakarta. Dia hanya menyebut kemungkinan itu masih berproses.sinpo

Komentar: