Moeldoko Yakin KPK Tangkap Harun Masiku dalam Waktu Dekat

Laporan: Tio Pirnando
Kamis, 20 Juni 2024 | 17:33 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (SinPo.id/Antara)
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (SinPo.id/Antara)

SinPo.id - Kepala Staf Presiden Moeldoko meyakini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa menangkap buronan kasus suap terhadap eks komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Wahyu Setiawan, Harun Masiku, dalam waktu dekat. Apalagi, upaya dan pengejaran Harun Masiku sudah memakan waktu lama. 

"Mestinya, mestinya bisa (ditangkap)," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 20 Juni 2024. 

Di sisi lain, Moeldoko kurang mengetahui apakah Presiden Joko Widodo sudah tahu bahwa Harun akan ditangkap dalam waktu dekat.

"Ya nggak ngerti aku. Emang gua jaksa apa," kata Moeldoko sambil tertawa ini.

Lebih lanjut, Moeldoko juga menepis isu bahwa Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto diperiksa lantaran belakangan ini kerap mengkritik pemerintah.

Menurut Moeldoko, KPK memiliki pertimbangan sendiri untuk memeriksa Hasto.

"Kalau saya melihatnya bukan (karena mengkritik pemerintah) itu. Saya melihatnya bukan di situ. Ada pertimbangan-pertimbangan hukum lain mungkin menjadi pertimbangan KPK," jelasnya.

Sebagai informasi, Harun adalah tersangka kasus dugaan suap terhadap eks komisioner KPU RI Wahyu Setiawan. Harun diduga menyuap Wahyu untuk memuluskan jalannya menjadi anggota DPR lewat mekanisme pergantian antarwaktu.

KPK menetapkan empat orang tersangka dalam kasus ini. Selain Wahyu dan Harun, ada juga kader PDI Perjuangan Saeful Bahri dan mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina. Wahyu, Saeful, dan Agustiani telah divonis dan dinyatakan bersalah. Sedangkan Harun masih berstatus buronan setelah lolos dari operasi tangkap tangan pada Januari 2020.sinpo

Komentar: