Pimpinan MPR Minta Pemerintah Satu Sikap dalam Pemberantasan Judi Online

Laporan: Juven Martua Sitompul
Kamis, 20 Juni 2024 | 11:27 WIB
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW). (SinPo.id/Parlementaria)
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW). (SinPo.id/Parlementaria)

SinPo.id - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengingatkan pemerintah untuk satu sikap dalam memberantas judi online di Indonesia. Pemberantasan judi online harus dilakukan pada segala lini.

"Pemerintah satu sikap dan satu semangat menyukseskan satgas pemberantasan judi online dari segala lini. Apalagi, Presiden RI Jokowi menyatakan bahwa Indonesia sudah darurat judi online," kata HNW dalam keterangan tertulis pada Kamis, 20 Juni 2024.

Penegasan itu disampaikan HNW menanggapi wacana pemberian bantuan sosial (bansos) untuk korban judi online dari Kementerian Sosial (Kemensos). Wacana itu disampaikan Menko PMK yang pada akhirnya telah diklarifikasi.

Menurut dia, pejabat pemerintah semestinya tidak mewacanakan hal yang tidak sesuai dengan semangat satgas. Wacana memberikan bansos, kata dia, bisa diartikan sebagai menunjukkan simpati terhadap pelaku judi online.

"Iming-iming pemberian bansos terhadap keluarganya, bila menjadi miskin karena judi online," katanya.

HNW meminta pemerintah segera memberantas judi online melalui ketegasan penindakan hukum, sosialisasi aturan, maupun dengan cara-cara efektif lainnya. Termasuk, dengan melibatkan keluarga agar menjadi garda depan secara antisipatif mencegah bisa terjadinya judi online.

Dia mengatakan sejak beberapa bulan yang lalu Menkominfo menyatakan bahwa Indonesia darurat judi online. Apalagi, jumlah dan nilai transaksinya terus meningkat setiap waktu hingga lebih dari Rp600 triliun.

Dia juga meminta agar aparat penegak hukum terlebih dahulu sudah terbebas dari aktivitas judi online. Satgas Pemberantasan Perjudian Daring harus segera bekerja optimal.

Selain menjatuhkan sanksi hukuman kurungan, aparat bisa memberikan denda sebagaimana diberlakukan di Malaysia dan Singapura.sinpo

Komentar: