Motif Pelaku Pembunuhan di Tangsel Karena Sakit Hati, Leher Dibacok Empat Kali

Laporan: Firdausi
Selasa, 14 Mei 2024 | 17:48 WIB
Konfrensi pers pembunuhan mayat yang dibungkus sarung. (SinPo.id/Firdausi)
Konfrensi pers pembunuhan mayat yang dibungkus sarung. (SinPo.id/Firdausi)

SinPo.id - Polisi mengungkap motif kasus pembunuhan mayat yang dibungkus dalam sarung dan dibuang di pinggir Jalan Perumahan Makadam, Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan pada Sabtu, 11 Mei 2024.

Hasil pemeriksaan, ternyata pelaku FA merasa sakit hati terhadap korban karena perlakuan korban tidak manusiawi terhadap dirinya. 

"Jadi motifnya sakit hati. Selalu melakukan perlakuan tidak baik dari korban," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Titus Yudho Ully dalam konfrensi persnya di PMJ, Jakarta, Selasa, 24 Mei 2024 

Titus juga menuturkan, pelaku menyebut bahwa korban dianggap sering memarahi pelaku yang tidak bagus dalam bekerja padahal pelaku sudah bekerja maksimal. Bahkan korban dianggap jarang memberi makan ponakannya itu. 

"Pelaku mengaku bahwa korban sering marah-marah dan jarang memberi makan jarang," ujarnya. 

Atas hal itulah, FA mengambil jalan pintas dengan membunuhkan korban menggunakan golok milik penjual kelapa muda yang tak jauh du lokasi kejadian. 

"Dan membacok korban selama 4 kali bagian lehernya,  yang mengakibatkan luka robek pada leher korban," ujarnya. 

Atas perbuatannya kedua tersangka dikenakan Pasal 340 KUHP sibsider Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 56 KUHP dan atau Pasal 181 KUHP dan Pasal 221 KUHP dengan pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.sinpo

Komentar: