DKI Kampanyekan #SatuLangkahDulu untuk Tekan Polusi Udara

Laporan: Sigit Nuryadin
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:26 WIB
Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Purwanti Suryandari (SinPo.id/ Pemprov DKI Jakarta)
Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Purwanti Suryandari (SinPo.id/ Pemprov DKI Jakarta)

SinPo.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menggalang partisipasi warga dalam upaya pengendalian polusi udara melalui kampanye kolaboratif bertajuk #SatuLangkahDulu. 

Kampanye ini mendorong masyarakat melakukan aksi sederhana secara konsisten untuk mengurangi pencemaran udara di Ibu Kota.

Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Purwanti Suryandari mengatakan kualitas udara masih menjadi tantangan besar bagi Jakarta karena berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat.

“Melalui kampanye #SatuLangkahDulu, kami ingin membangun semangat satu pesan dengan beragam aksi,” kata Purwanti di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.

Menurut dia, gerakan yang diinisiasi melalui forum Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) Kluster Udara itu melibatkan pemerintah, komunitas, dunia usaha, akademisi, media, hingga masyarakat umum. 

"Bentuk aksinya antara lain kampanye media sosial, praktik pengurangan emisi, penggunaan transportasi ramah lingkungan, serta tantangan bagi warga untuk menerapkan gaya hidup yang lebih peduli terhadap kualitas udara," ungkap dia. 

Purwanti mengatakan pengendalian pencemaran udara tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dia menilai dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar upaya perbaikan kualitas udara berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Setiap langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dan bersama-sama akan membentuk gerakan kolektif yang mampu menghadirkan perubahan nyata,” ujarnya.

Dia menyampaikan, DLH DKI juga menyiapkan Jakarta Eco Future Fest 2026 sebagai puncak rangkaian kampanye #SatuLangkahDulu. 

Adapun acara akan digelar di Balai Kota DKI Jakarta pada 3–4 Juli 2026 itu disebut menjadi festival keberlanjutan terbesar di Jakarta sekaligus ruang kolaborasi berbagai pihak dalam isu lingkungan.

“Menjelang lima abad Jakarta, kita memiliki tanggung jawab bersama untuk mewariskan kota dengan udara yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi generasi mendatang,” tandasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI