Libur Panjang, Ragunan Diproyeksikan Diserbu 120 Ribu Pengunjung

Laporan: Sigit Nuryadin
Kamis, 14 Mei 2026 | 21:09 WIB
Polisi mengarur arus lalu lintas di TM Ragunan (SinPo.id/TMCPoldaMetro)
Polisi mengarur arus lalu lintas di TM Ragunan (SinPo.id/TMCPoldaMetro)

SinPo.id -  Pengelola Taman Margasatwa Ragunan memprediksi jumlah wisatawan selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus dapat mencapai lebih dari 120 ribu orang. Lonjakan pengunjung mulai terlihat sejak hari pertama libur pada Kamis, 14 Mei 2026.

Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, mengatakan hingga siang hari jumlah pengunjung yang masuk ke kawasan kebun binatang itu sudah mencapai 32.296 orang.

“Kalau kita ambil rata-rata harian sekitar 30 ribu orang, maka dalam empat hari ke depan estimasinya bisa mencapai 120 ribu lebih pengunjung. Siang ini saja sudah lebih dari 30 ribu orang,” kata Bambang, Kamis, 14 Mei 2026.

Menurut dia, angka kunjungan pada masa libur panjang melonjak signifikan dibandingkan hari biasa. Pada hari normal, jumlah wisatawan hanya berkisar 3.000 hingga 5.000 orang per hari.

Adapun peningkatan pengunjung mulai terlihat sehari sebelum libur panjang. Pada Rabu, 13 Mei 2026, jumlah wisatawan tercatat mencapai 7.136 orang.

Bambang menjelaskan, mayoritas pengunjung pada Kamis siang berasal dari kalangan dewasa, yakni sebanyak 24.442 orang. Adapun jumlah pengunjung anak-anak mencapai 7.854 orang.

Sementara itu, kata dia, kendaraan roda dua mendominasi area parkir Ragunan. Hingga siang hari tercatat sebanyak 4.084 sepeda motor memasuki kawasan wisata tersebut.

“Jumlah pengunjung masih akan terus bertambah sampai sore nanti. Bahkan bisa lebih dari 40 ribu orang pada puncak kunjungan,” ujar Bambang.

Di tengah cuaca panas yang melanda Jakarta, pengelola Ragunan juga mengingatkan pengunjung untuk menjaga kondisi fisik selama berwisata.

“Kami mengimbau para pengunjung untuk tetap menjaga kesehatan dan kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan air minum di tengah cuaca ekstrem,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI