KAI Tutup Perlintasan Liar Tebet-Cawang untuk Tekan Risiko Kecelakaan

Laporan: Sigit Nuryadin
Kamis, 14 Mei 2026 | 17:35 WIB
Ilustrasi perlintasan kereta api (SinPo.id/Humas KAI Jember)
Ilustrasi perlintasan kereta api (SinPo.id/Humas KAI Jember)

SinPo.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menutup perlintasan sebidang liar di jalur antara Stasiun Tebet dan Stasiun Cawang. Penutupan dilakukan di kawasan RT 01 dan RT 03 dengan jarak antartitik sekitar 50 meter.

Deputi 2 Daop 1 Jakarta PT KAI, Deddy Hendrady, mengatakan penutupan itu merupakan bagian dari program rutin perusahaan untuk menekan risiko kecelakaan di jalur rel.

“Setiap hari hampir ada tabrakan, bukan tabrakan ya, orang-orang nabrak kereta,” kata Deddy kepada wartawan di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2026.

Menurut dia, mayoritas kecelakaan di perlintasan sebidang terjadi akibat pengguna jalan menerobos rel saat kereta melintas. Deddy menilai istilah “kereta menabrak kendaraan” kerap terbalik dalam pemahaman publik.

“Kalau ada motor ditabrak kereta, itu kebalikannya orang yang nabrak kereta karena kereta tidak bisa menghindar,” tuturnya. 

Deddy mengatakan kewenangan PT KAI terbatas pada aspek keselamatan perjalanan kereta api. Adapun penyediaan akses alternatif bagi warga menjadi kewenangan pemerintah daerah dan dinas terkait.

“Di KAI itu tidak ada solusi, solusi hanya tutup saja untuk keamanan kereta api. Sedangkan solusi fasilitas warga itu kewenangan lain seperti Dishub dan pemda,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI