Axios: Trump Gelar Rapat Darurat di Situation Room Bahas Iran
SinPo.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar rapat darurat di Situation Room Gedung Putih pada Sabtu pagi 18 April 2026 untuk membahas meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz serta perkembangan terbaru dalam perundingan nuklir dengan Iran. Laporan ini disampaikan Axios, mengutip pejabat AS.
Pertemuan tersebut berlangsung di tengah ancaman berakhirnya gencatan senjata rapuh antara AS dan Iran dalam beberapa hari ke depan, tanpa kepastian jadwal negosiasi lanjutan. Iran pada hari yang sama kembali mengisyaratkan ancaman terhadap jalur pelayaran strategis Selat Hormuz dan melancarkan serangan terhadap kapal di kawasan itu.
Pejabat Tinggi Hadir
Sejumlah pejabat tinggi hadir dalam rapat, termasuk Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Perang Pete Hegseth, serta Menteri Keuangan Scott Bessent. Turut hadir pula Kepala Staf Gedung Putih Susie Wiles, utusan Steve Witkoff, Direktur CIA John Ratcliffe, dan Ketua Gabungan Kepala Staf Dan Caine. Pihak Gedung Putih menolak memberikan komentar resmi.
Upaya Diplomasi
Upaya diplomasi tetap berjalan melalui pihak ketiga. Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Asim Munir, baru-baru ini mengadakan pembicaraan di Teheran untuk menjembatani perbedaan kedua pihak. Axios melaporkan bahwa Trump juga berbicara langsung dengan Munir dan pejabat Iran.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan telah menerima proposal terbaru dari AS dan sedang meninjau dokumen tersebut, meski belum memberikan tanggapan resmi.
Trump: Iran “Tak Bisa Memeras”
Dalam pernyataan di Gedung Putih, Trump menuduh Iran mencoba “bermain-main” dengan batas kesepakatan. “Mereka tidak bisa memeras kami,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa diskusi masih berlangsung dan berharap segera mengetahui apakah perundingan akan berlanjut.

