Kemenhaj Pastikan Kesiapan Bumbu dan Makan Siap Saji untuk Haji 2026 On Track

Laporan: Tio Pirnando
Rabu, 01 April 2026 | 14:31 WIB
Jemaah Haji Indonesia sedang menyantap makanan. (SinPo.id/Kemenag)
Jemaah Haji Indonesia sedang menyantap makanan. (SinPo.id/Kemenag)

SinPo.id - Kementerian Haji dan Umrah RI memastikan kesiapan produksi dan distribusi bumbu serta makanan siap saji atau ready to eat (RTE) untuk layanan konsumsi jemaah haji 2026 berjalan sesuai rencana. Seluruh rantai pasok dipastikan akan berjalan optimal, mulai dari tahap produksi hingga distribusi di Arab Saudi

"Fokus kami memastikan produksi bumbu dan RTE siap, distribusinya tepat sasaran sampai ke dapur, dan seluruh potensi kendala pengiriman bisa dimitigasi sejak awal," kata Direktur Fasilitasi Kemitraan  Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU), Tri Hidayatno, di Jakarta, Rabu, 1 April 2026. 

Tri menyampaikan, kebutuhan bumbu musim haji tahun ini diproyeksikan mencapai 360 ton, terdiri dari 28 jenis untuk Makkah dan 23 jenis di Madinah. Perbedaan jenis dan volume tersebut disesuaikan dengan durasi layanan di masing-masing wilayah. Sementara itu, kebutuhan RTE juga disiapkan dalam jumlah besar mengikuti total hari operasional layanan konsumsi jemaah.

Dari sisi distribusi, sebagian pengiriman telah berjalan dan bahkan ada yang sudah tiba di Jeddah. Meski demikian, sejumlah pengiriman lainnya masih dalam proses dan ditargetkan rampung paling lambat 10 April 2026, sebelum kedatangan petugas haji di Arab Saudi.

"Kami pastikan seluruh kebutuhan ini tiba tepat waktu. Jika ada kendala pengiriman, kami segera menyiapkan opsi alternatif agar tidak mengganggu layanan jemaah," tegasnya.

Selain memastikan kelancaran distribusi, Kemenhaj juga akan melakukan pengawasan penggunaan bumbu di dapur penyedia katering. Hal ini guna memastikan bahan yang telah dikirim dimanfaatkan secara optimal sesuai kebutuhan jemaah, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan layanan di musim haji berikutnya.

"Secara umum, kesiapan produksi dan distribusi bumbu serta RTE saat ini berada pada jalur yang direncanakan, seiring upaya Kemenhaj menjaga kualitas layanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia," tukasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI