BMKG Peringatkan Hujan Lebat 8 Maret 2026, Jakarta hingga Jawa Barat Masuk Status Siaga

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 08 Maret 2026 | 04:25 WIB
BMKG mengingatkan akan terjadi Intensitas curah hujan tinggi yang terjadi di berbagai provinsi dari Tanggal 19 hingga 20 Desember (Ashar/SinPo.id)
BMKG mengingatkan akan terjadi Intensitas curah hujan tinggi yang terjadi di berbagai provinsi dari Tanggal 19 hingga 20 Desember (Ashar/SinPo.id)

SinPo.id -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sejumlah wilayah di Indonesia pada 8 Maret 2026. Beberapa provinsi bahkan masuk kategori siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi.

Selain hujan dengan intensitas tinggi, BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang di berbagai daerah yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta memicu kerusakan ringan hingga bencana seperti banjir dan tanah longsor.

BMKG menyampaikan bahwa peringatan dini ini bertujuan agar masyarakat dan pemerintah daerah dapat melakukan langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan genangan air, banjir bandang, hingga longsor di wilayah rawan.

Peringatan Dini BMKG 8 Maret 2026

Memasuki Minggu 8 Maret 2206, potensi hujan sedang hingga lebat masih berlanjut di banyak wilayah Indonesia. Daerah yang masuk kategori waspada antara lain Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua.

Sementara itu, wilayah yang masuk kategori siaga hujan lebat hingga sangat lebat pada 8 Maret adalah Jawa Barat, Jawa Timur, serta Papua Pegunungan.

BMKG kembali menegaskan bahwa tidak ada wilayah dengan status awas pada tanggal tersebut.

Adapun potensi angin kencang pada 8 Maret diperkirakan terjadi di Banten, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, serta Sulawesi Tenggara.

Imbauan BMKG kepada Masyarakat

BMKG mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat dapat memicu berbagai dampak hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, genangan air, hingga tanah longsor, terutama di wilayah dengan kondisi geografis rawan bencana.

Selain itu, angin kencang berpotensi menyebabkan pohon tumbang, kerusakan bangunan ringan, serta gangguan transportasi dan aktivitas masyarakat.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG serta meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika beraktivitas di luar ruangan saat hujan lebat disertai angin kencang. Masyarakat juga disarankan menghindari daerah rawan banjir maupun longsor selama periode cuaca ekstrem berlangsung.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI