Home /

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek 7 Maret 2026

Laporan: Tim Redaksi
Sabtu, 07 Maret 2026 | 04:36 WIB
Cuaca (Ashar/SinPo.id)
Cuaca (Ashar/SinPo.id)

SinPo.id -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jabodetabek yang berlaku pada 6 hingga 7 Maret 2026. Sejumlah wilayah diprakirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.

Dalam prakiraan cuaca terbaru, kondisi tersebut perlu diwaspadai karena berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi seperti genangan air, luapan sungai, hingga tanah longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Pada Jumat, 6 Maret 2026, BMKG memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dengan status waspada di beberapa wilayah, antara lain Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor.

Selain itu, BMKG juga menetapkan status siaga untuk beberapa wilayah yang diprakirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, yakni Jakarta Utara, Jakarta Barat, serta Kepulauan Seribu. Meski demikian, tidak ada wilayah yang masuk kategori awas atau berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang pada 6 Maret 2026 di sejumlah wilayah Jabodetabek, di antaranya Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, serta Kepulauan Seribu. Angin kencang yang terjadi bersamaan dengan hujan berpotensi menyebabkan gangguan seperti pohon tumbang atau kerusakan ringan pada bangunan.

Sementara itu pada Sabtu, 7 Maret 2026, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berlanjut di sejumlah wilayah yang masuk kategori waspada, yaitu Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, serta Kota Depok.

BMKG juga menetapkan status siaga pada tanggal tersebut untuk wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor yang diprakirakan berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.

Sama seperti hari sebelumnya, tidak ada wilayah yang masuk kategori awas atau berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah Jabodetabek untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama periode tersebut. Masyarakat juga diminta untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi dampak yang dapat terjadi akibat hujan lebat dan angin kencang. 

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI