Pemprov DKI Ajak Warga Jaga Stabilitas Jakarta di Tengah Konflik Global

Laporan: Sigit Nuryadin
Minggu, 01 Maret 2026 | 22:26 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas Ibu Kota menyusul dinamika global yang dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi. 

Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons kabar serangan terhadap Iran yang dikhawatirkan berdampak pada perekonomian dunia.

“Pasti kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja. Mari kita bersama-sama menjaga Jakarta. Ini menjadi tugas kita bersama. Saya betul-betul berharap keteduhan, kenyamanan, keselamatan, kegembiraan, dan kebahagiaan warga Jakarta perlu kita jaga bersama,” kata Pramono dalam keterangannya, Minggu, 1 Maret 2026.

Pramono menilai konflik global berpotensi memicu kenaikan harga barang, termasuk kebutuhan pokok. Karena itu, kata dia, pemerintah provinsi akan terus memantau perkembangan situasi internasional serta menyiapkan langkah antisipatif, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Situasi global tentu bisa berdampak pada kenaikan harga barang. Karena itu, kami akan terus memantau perkembangan dan memastikan Jakarta tetap stabil,” tuturnya. 

Menurut dia, soliditas antara pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga ketenangan Jakarta di tengah ketidakpastian global.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga menyinggung penyelenggaraan Jakarta Ramadan Festival yang telah dibuka dan akan berlangsung hingga 31 Maret. Dia mengatakan pembukaan festival digelar di Bundaran HI dengan melibatkan 1.300 pemain rebana yang melantunkan lagu-lagu syiar Islam.

Festival Ramadan tahun ini mengusung tema “Mudik ke Jakarta”. Melalui tema itu, Pemprov DKI menyiapkan sejumlah program untuk mendorong perputaran ekonomi selama Ramadan dan Idul Fitri, termasuk insentif pajak bagi pelaku usaha yang berpartisipasi dalam program diskon belanja.

"Selain itu, pemerintah provinsi berencana menggratiskan layanan transportasi umum pada perayaan Idul Fitri, yakni Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta," tandasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI