Prabowo–Raja Abdullah II Bahas Palestina di Amman, Indonesia Tegaskan Siap Perkuat Kerja Sama Perdamaian

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 26 Februari 2026 | 01:32 WIB
Pertemuan Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II (SinPo.id/Biro Setpres)
Pertemuan Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II (SinPo.id/Biro Setpres)

SinPo.id -  Presiden RI Prabowo Subianto menjalani pertemuan bilateral dengan Raja Yordania Abdullah II ibn Al-Hussein di Amman, Rabu 25 Februari 2026 siang waktu setempat. Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara fokus membahas perkembangan situasi Palestina.

Kunjungan Prabowo ke Yordania berlangsung pada 24–25 Februari 2026, setelah sebelumnya melakukan lawatan ke Amerika Serikat dan Inggris Raya.

Dalam pembicaraan bilateral itu, Presiden Prabowo menyampaikan keprihatinannya atas meningkatnya kekerasan yang dilakukan rezim Zionis Israel terhadap masyarakat Palestina di wilayah Tepi Barat. Ia menilai eskalasi tersebut berpotensi menghambat berbagai upaya perdamaian yang tengah diupayakan, termasuk melalui Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP).

“Kami sangat khawatir terhadap insiden-insiden yang terjadi di Tepi Barat. Kami merasa insiden itu dapat menghambat keberhasilan apapun upaya yang tengah kita sama-sama coba lakukan di Gaza,” kata Presiden Prabowo kepada Raja Yordania dikutip Antara.

Kepada Raja Abdullah II, Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus bekerja sama dengan Kerajaan Yordania dalam mencari solusi atas konflik Palestina.

“Kami ingin memperkuat dan meningkatkan kerja sama ini, dan saya pikir tim saya akan bekerja erat dengan tim Yang Mulia, jadi kita selalu mengantisipasi segala situasi yang ada. Kita sama-sama tahu apa yang akan terjadi,” katanya.

Sementara itu, Raja Abdullah II menyampaikan apresiasi atas sikap konsisten Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.

“Betapa Bapak Presiden sangat menghargai masa depan rakyat Palestina. Ini sungguh sesuatu yang menyejukkan hati kita semua. Saya mengerti Bapak Presiden berkomitmen menciptakan perdamaian dan ketenangan," kata Raja Abdullah II.

"Sekali lagi, komitmen Bapak yang sangat berani untuk melindungi rakyat Palestina sangat-sangat penting bagi kami."

Dalam pertemuan bilateral di Amman tersebut, Presiden Prabowo turut didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI