Eks Kepala AU Israel: Drone dan Rudal Iran Jadi Alarm bagi Israel dan Sekutu

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 25 Februari 2026 | 07:21 WIB
Drone. (Agus Priatna/SinPo.id)
Drone. (Agus Priatna/SinPo.id)

SinPo.id -  Mantan Komandan Angkatan Udara Israel (IAF) Mayor Jenderal (purn.) Amikam Norkin memperingatkan bahwa kemajuan teknologi militer Iran, termasuk rudal, drone, dan kemampuan siber, merupakan “wake-up call” bagi Israel dan sekutunya.

Dalam wawancara eksklusif dengan The Jerusalem Post, Norkin menegaskan bahwa Israel tidak bisa meremehkan teknologi Iran.

“Iran has advanced technology – we can’t disparage it,” ujarnya. “After years of handling Russian technology, now we have to handle Iranian technology.”

Menurutnya, Israel harus menghindari konflik berkepanjangan dan terus berinovasi lebih cepat daripada musuhnya. Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem pertahanan yang mampu mengoperasionalkan inovasi teknologi menjadi kemampuan militer nyata.

Norkin kini memimpin Ace Capital Partners, sebuah dana investasi yang mendukung perusahaan rintisan di bidang teknologi pertahanan. Ia menilai bahwa ancaman di Timur Tengah telah berubah drastis sejak 2010, dengan Israel menghadapi ribuan roket, rudal, dan drone dari berbagai pihak.

“The Middle East is completely different from 2010,” katanya. “Because of that, Israel should be able to manage its defense with a wide range of capabilities.”

Ia menyoroti peran UAV (drone) dalam perang 12 hari melawan Iran pada Juni lalu, di mana 70% jam terbang IAF dilakukan oleh UAV yang berhasil menghancurkan peluncur rudal balistik dan sistem pertahanan udara sebelum ditembakkan ke Israel.

Norkin juga menekankan bahwa masa depan pertahanan global akan ditentukan oleh teknologi ruang angkasa dan kecerdasan buatan (AI), yang menurutnya akan menjadi tulang punggung generasi berikutnya dalam menjaga keunggulan strategis.

“Air superiority is key to winning wars,” tegasnya, menutup wawancara.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI