AS Beri Tenggat 48 Jam untuk Proposal Nuklir Iran, Negosiasi di Ujung Tanduk

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 25 Februari 2026 | 06:25 WIB
IRAN
IRAN

SinPo.id -  Pemerintahan Presiden Donald Trump memberikan tenggat waktu 48 jam kepada Iran untuk menyerahkan proposal tertulis terkait program nuklir, di tengah ketidakpastian jalannya perundingan.

Seorang pejabat senior AS menyebut, jika Iran mengajukan draf komprehensif, pertemuan lanjutan akan digelar di Jenewa pada Jumat mendatang. Namun, tanpa proposal tersebut, Washington bisa saja menghentikan jalur diplomasi dan mempertimbangkan opsi militer.

Trump sebelumnya telah memperingatkan bahwa kegagalan mencapai “kesepakatan bermakna” dapat berujung pada konsekuensi serius. Utusan Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, dijadwalkan hadir dalam perundingan jika Iran merespons tepat waktu.

Posisi AS berfokus pada larangan pengayaan uranium di wilayah Iran. Meski begitu, pejabat AS membuka kemungkinan pengayaan terbatas jika Iran dapat membuktikan bahwa semua jalur menuju senjata nuklir telah ditutup permanen.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pihaknya sedang menyelesaikan proposal dan akan menyerahkannya setelah mendapat persetujuan dari pimpinan Iran. Ia menegaskan bahwa negosiasi hanya menyangkut isu nuklir dan menekankan hak Iran atas pengayaan uranium untuk tujuan damai.

Sementara itu, perdebatan politik di Washington terus berlangsung. Sebagian anggota parlemen mendesak langkah tegas, sementara lainnya meminta diplomasi diberi kesempatan sebelum ketegangan meningkat. Dengan pengerahan militer AS yang sudah ditingkatkan di kawasan, dua hari ke depan akan menjadi penentu apakah diplomasi kembali berjalan atau krisis semakin dalam.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI