DPR Minta Pemerintah Kedepankan Pendekatan Persuasif di Papua
SinPo.id - Anggota Komisi I DPR RI Taufiq R. Abdullah, menyoroti kondisi keamanan di Papua yang masih menghadapi tantangan serius, mengingat aktivitas kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang memperjuangkan Papua Merdeka masih terus berlangsung.
“Kita melihat memang situasinya belum aman sepenuhnya. Ada kelompok-kelompok yang masih terus berupaya mewujudkan cita-citanya,” kata Taufiq, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026.
Oleh sebab itu, pihaknya meminta Kementerian Pertahanan dan aparat keamanan untuk tetap menjalankan strategi ganda, yakni menjaga kesiapsiagaan pasukan sekaligus mengedepankan pendekatan persuasif dalam meredam konflik.
Menurutnya, setiap langkah penegakan keamanan harus dilakukan dengan sangat cermat, mengingat kompleksitas persoalan di Papua terletak pada pola pergerakan kelompok bersenjata yang seringkali berbaur dengan masyarakat sipil.
“Ketika harus dilakukan tindakan militer, problemnya mereka bercampur dengan sipil. Ini yang menjadi tantangan dan tidak mudah,” jelasnya.
Pihaknya juga menekankan pentingnya kehati-hatian agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap masyarakat.
Sehingga strategi keamanan di Papua harus tetap berimbang antara ketegasan negara dalam menjaga kedaulatan dan perlindungan terhadap warga sipil. Pendekatan yang presisi, terkoordinasi, dan berkelanjutan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Ini persoalan yang kompleks, sehingga penanganannya juga tidak bisa dilakukan dengan satu pendekatan saja,” katanya.

