Dasco Minta Bantuan dari Diaspora Aceh Segera Masuk ke Indonesia Tanpa Hambatan

Laporan: Galuh Ratnatika
Rabu, 18 Februari 2026 | 15:33 WIB
Satgas Galapana DPR menggelar rapat koordinasi dengan satgas pemerintah dalam rangka percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatra. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)
Satgas Galapana DPR menggelar rapat koordinasi dengan satgas pemerintah dalam rangka percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatra. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta pemerintah untuk membuka akses bantuan dari diaspora Aceh di Malaysia untuk masyarakat terdampak bencana, agar dapat segera masuk ke Indonesia tanpa hambatan.

Hal itu ia sampaikan dalam rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR RI bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra Pemerintah.

Menurutnya, bantuan tersebut dapat membantu masyarakat khususnya menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Sehingga pihaknya meminta Satgas pemerintah untuk segera berkoordinasi dengan bea cukai.

"Karena ini namanya sumbangan hanya satu kali dan jumlahnya tidak ganggu. Saya pikir Pak Mendagri kita bisa realisasi secepatnya supaya barang-barang ini bisa masuk," kata Dasco, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.

Ia pun yakin Kementerian Pertanian tidak akan keberatan dengan masuknya bantuan pangan atau sembako untuk masyarakat terdampak bencana, namun penyalurannya harus tetap diawasi secara ketat.

"Ini sudah keburu dibeli, barangnya tinggal dikirim, dan hanya satu kali. Dan saya pikir mungkin kita bisa kasih dispensasi karena cuma sekali," tegasnya.

Adapun bantuan tersebut terdiri dari minyak goreng, gula pasir, air mineral, makanan siap saji, pakaian, Al-Quran, hingga kloset toilet yang bernilai miliaran.

 

Foto: Galuh Ratnatika

BERITALAINNYA
BERITATERKINI