AS Perkuat Armada di Timur Tengah, USS Abraham Lincoln Muncul di Laut Arab
SinPo.id - BBC Verify mengonfirmasi keberadaan kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln di dekat Iran melalui citra satelit, di tengah meningkatnya tekanan Washington terhadap Teheran terkait program nuklir dan penindasan terhadap demonstran. Kapal induk bertenaga nuklir kelas Nimitz itu terdeteksi berada di Laut Arab, sekitar 240 km dari pantai Oman, setelah sebelumnya dilaporkan memasuki kawasan Teluk pada akhir Januari.
USS Abraham Lincoln memimpin satuan tempur dengan tiga kapal perusak rudal kendali, membawa 90 pesawat termasuk jet tempur F-35, serta 5.680 kru. Kehadirannya menambah bukti peningkatan kehadiran militer AS di Timur Tengah, di mana BBC Verify telah melacak 12 kapal perang AS, termasuk kapal perusak di Mediterania timur dan Laut Merah, serta peningkatan jet tempur F-15 dan EA-18 di pangkalan udara Muwaffaq Salti, Yordania.
Langkah ini terjadi menjelang putaran kedua pertemuan AS–Iran di Swiss pada Selasa 17 Februari 2026, yang menurut Teheran akan membahas program nuklir dan kemungkinan pencabutan sanksi ekonomi. Washington sendiri ingin memperluas agenda pembahasan.
Sebagai respons, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan latihan maritim di Selat Hormuz, jalur vital perdagangan minyak dunia. Latihan itu menampilkan inspeksi kapal perang oleh Komandan IRGC, Mayjen Mohammad Pakpour, serta peluncuran rudal dari kapal.
Pengamat militer menilai pengerahan ini menunjukkan kesiapan AS untuk operasi berkelanjutan, dengan kemampuan melancarkan hingga 800 serangan udara per hari jika konflik kembali pecah.

