Rudal RSF Hantam Sebuah Pasar di Sudan Tengah, Puluhan Orang Tewas
SinPo.id - Rudal milik pasukan paramiliter (RSF) yang ditembakkan dari drone telah menghantam sebuah pasar di wilayah Kordofan, Sudan tengah, menewaskan sedikitnya 28 orang dan melukai puluhan orang lainnya.
Menurut Emergency Lawyers, sebuah kelompok yang melacak kekerasan terhadap warga sipil, drone tersebut membombardir pasar al-Safiya di kota Sodari di negara bagian Kordofan Utara.
Serangan itu terjadi ketika pasar ramai dengan warga sipil, termasuk wanita, anak-anak, dan orang tua, dan hal itu memperburuk tragedi kemanusiaan di Sudan.
"Penggunaan drone berulang kali untuk menargetkan daerah berpenduduk menunjukkan pengabaian yang serius terhadap nyawa warga sipil," kata Emergency Lawyers, dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Al Jazeera, Selasa, 17 Februari 2026.
"Dan menandakan peningkatan yang mengancam apa yang tersisa dari kehidupan sehari-hari di provinsi tersebut. Oleh karena itu, kami menuntut penghentian segera serangan drone oleh kedua pihak yang bertikai," imbuhnya.
Saat ini, wilayah tersebut menjadi garis depan tempat terjadinya pertempuran paling sengit dalam perang tiga tahun antara tentara Sudan dan Pasukan RSF.
Bahkan wilayah Kordofan telah mengalami peningkatan serangan drone mematikan karena kedua pihak memperebutkan poros timur-barat vital negara itu, yang menghubungkan wilayah Darfur barat yang dikuasai RSF, melalui el-Obeid, ke ibu kota yang dikendalikan tentara, Khartoum, dan seluruh Sudan.
Seminggu yang lalu, sebuah drone di dekat kota Rahad di Kordofan Utara menghantam sebuah kendaraan yang membawa keluarga pengungsi, menewaskan sedikitnya 24 orang, termasuk delapan anak-anak.
Sementara sehari sebelum serangan itu, konvoi bantuan Program Pangan Dunia juga dihantam oleh drone.
