Menkop: Seluruh Potensi Desa Bakal Diorganisir dalam Wadah Kopdes

Laporan: Tio Pirnando
Senin, 16 Februari 2026 | 19:28 WIB
Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono (SinPo.id/ Dok. Kemenkop)
Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono (SinPo.id/ Dok. Kemenkop)

SinPo.id - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan, seluruh potensi ekonomi yang dimiliki daerah, khususnya di desa-desa, akan dikelola, dimanfaatkan, dan diorganisir secara profesional dalam wadah Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Sehingga, potensi tersebut bisa menghasilkan nilai ekonomis yang bisa dirasakan masyarakat desa.

"Saatnya sekarang seluruh pelaku usaha lokal untuk memproduksi sendiri aneka kebutuhan masyarakat. Hasil produksinya, akan diprioritaskan untuk dijual di gerai-gerai ritel Kopdes Merah Putih," kata Ferry dalam acara Musyawarah Wilayah II Dekopinwil Banten, Senin, 16 Februari 2026. 

Menurut Ferry, Banten provinsi dengan potensi ekonomi yang sangat besar dan strategis. Beberapa sektor unggulan dapat menjadi penggerak koperasi seperti  industri dan manufaktur, perdagangan dan jasa, perikanan dan kelautan, termasuk potensi pariwisata. 

Bahkan, kedekatan dengan DKI Jakarta, juga menjadikan Banten sebagai simpul distribusi nasional. Jika seluruh potensi ini dikonsolidasikan dalam ekosistem koperasi yang modern dan terdigitalisasi, maka koperasi Banten akan naik kelas. 

"Di sinilah pentingnya peran Dekopinwil sebagai penggerak, pengarah, dan penghubung antar koperasi," kata Ferry.

Oleh karena itu, Kemenkop terus mendorong penguatan kelembagaan koperasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta modernisasi tata kelola koperasi, agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. 

Ferry juga mendorong koperasi-koperasi di Banten aktif dalam penguatan Kopdes Merah Putih. "Sehingga desa-desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terintegrasi dengan pasar regional dan nasional," tutupnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI