Legislator Dorong KWT Jadi Garda Terdepan Selesaikan Persoalan Sampah Organik
SinPo.id - Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini, mendorong peran strategis Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan persoalan sampah organik sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Menurutnya, pemberdayaan perempuan di sektor pertanian tidak hanya berdampak pada ekonomi rumah tangga, tetapi juga menjadi solusi konkret atas persoalan lingkungan.
Ia pun mengajak perempuan memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sayur dan buah guna menekan biaya hidup keluarga, dan mendorong pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos sebagai langkah mandiri menghadapi kelangkaan dan mahalnya harga pupuk.
“Di satu sisi pupuk sulit dan mahal, di sisi lain sampah organik melimpah dan mencemari lingkungan. Jika dikelola dengan baik oleh KWT, ini bisa menjadi solusi yang berkelanjutan,” kata Novita, dalam keterangan persnya, dikutip Minggu, 15 Februari 2026.
Selain itu, pihaknya juga menyoroti pentingnya pengelolaan limbah dari dapur rumah tangga, SPPG, hingga industri padat karya agar tidak mencemari lingkungan dan menjadi sumber ekonomi baru bagi KWT.
“Pemberdayaan perempuan bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga tentang membangun desa yang mandiri, tangguh, dan ramah lingkungan," tutupnya.
