Bakom RI: Program CKG Sentuh 70 Juta Penerima Manfaat, Ini Sejarah
SinPo.id - Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Hariqo Wibawa Satria menyampaikan, program cek kesehatan gratis (CKG), sepanjang 2025, telah menyentuh sekitar 70 juta penerima manfaat. Hal ini merupakan sejarah bagi pemeriksaan layanan kesehatan di Indonesia.
"Jadi ada satu fakta yang sangat mengagetkan kita semua. Satu fakta historis. Jadi pada tahun 2025 itu jumlah penerima manfaat dari program cek kesehatan gratis ini sebanyak 70 juta orang. Nah, 70 juta orang ini adalah angka yang terbesar dalam sejarah pemeriksaan kesehatan preventif di Indonesia," kata Hariqo dalam rangka setahun program CKG, sekaligus pemeriksaan kesehatan petani di Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK), Desa Tanah Baru, Pakis Jaya, Karawang, Kamis, 12 Februari 2026.
Menurut Hariqo, belum pernah terjadi dalam perjalanan bangsa Indonesia, program pemeriksaan kesehatan preventif yang jumlah penerima manfaatnya mencapai 70 juta jiwa. Keberhasilan ini berkat dukungan semua pihak, baik masyarakat, tenaga kesehatan, Kementerian/Lembaga, hingga perangkat desa
"Ini semaunya berkat kerja sama kita semua. Presiden mengatakan kita semua satu tim. Ini prestasi seluruh masyarakat," ujarnya.
Hariqo optimis, di tahun ini, target penerima manfaat CKG sebanyak 130-136 juta jiwa, akan terwujud. Hal ini penting, karena berdasarkan data, hampir ribuan orang meninggal setiap hari karena penyakit.
"Ibu dan bapak, setiap hari lebih kurang dari 2 ribu orang di Indonesia meninggal dunia. Artinya itu 2 ribu keluarga berduka karena penyakit kardiovakcular dan TBC. Jadi program CKG dari pemerintahan Prabowo-Gibran ini merupakan salah satu benteng pertama untuk menyelamatkan nyawa masyarakat Indonesia, " tukasnya.

