Guncangan Dokumen Epstein: Senator Lummis Berbalik Arah, Anggota Kongres Temukan Nama "6 Pria" Terlibat

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 11 Februari 2026 | 06:14 WIB
Jeffrey Epstein. (SinPo.id/Getty Images)
Jeffrey Epstein. (SinPo.id/Getty Images)

SinPo.id -  Gelombang kejutan melanda Capitol Hill setelah sejumlah anggota legislatif Amerika Serikat meninjau dokumen Jeffrey Epstein versi tanpa sensor (unredacted) pada Senin 9 Februari 2026 Peninjauan ini memicu perubahan sikap drastis dari beberapa politisi, termasuk Senator Wyoming, Cynthia Lummis.

Perubahan Sikap Cynthia Lummis: "Sekarang Saya Paham"

Senator Cynthia Lummis (71) mengakui adanya perubahan sudut pandang yang signifikan setelah membaca berkas-berkas tersebut. Sebelumnya, Lummis menyatakan dirinya cenderung tidak peduli terhadap kasus mendiang pedofil tersebut.

"Awalnya, reaksi saya terhadap semua ini adalah, 'Saya tidak peduli. Saya tidak melihat apa masalah besarnya.' Tapi sekarang saya melihat apa masalah besarnya," ujar Lummis kepada wartawan.

Ia mengaku sangat terguncang setelah melihat bukti adanya korban yang baru berusia 9 tahun. "Anggota Kongres yang mendorong hal ini tidak salah," tambahnya, mengakui urgensi transparansi yang selama ini diperjuangkan rekan-rekannya.

Temuan Enam Pria dan Pejabat Asing

Rep. Thomas Massie (R-Ky.) dan Rep. Ro Khanna (D-Calif.), penggagas Epstein Files Transparency Act, mengungkapkan temuan krusial setelah melakukan tinjauan selama dua jam. Mereka mengidentifikasi setidaknya enam nama pria yang sebelumnya disensor dan diduga terlibat dalam jaringan Epstein.

Pejabat Tinggi Asing: Salah satu nama yang ditemukan adalah pejabat tinggi dalam pemerintahan asing.

Email Penyiksaan: Massie menyinggung adanya email dari Epstein yang merujuk pada "video penyiksaan."

Identitas Co-conspirator: Departemen Kehakiman (DOJ) akhirnya membuka sensor pada nama mantan CEO Victoria's Secret, Lex Wexner, dalam dokumen FBI tahun 2019 yang melabelinya sebagai terduga rekan konspirator (co-conspirator). Meski demikian, pihak Wexner membantah keras keterlibatan tersebut dan menyatakan telah memutus hubungan dengan Epstein sejak lama.

Reaksi Keras dari Anggota Kongres Lainnya

Para anggota legislatif dari kedua belah pihak sepakat bahwa isi dokumen tersebut sangat menjijikkan dan mencakup jaringan perdagangan anak berskala global.

Rep. Jamie Raskin (D): Mengonfirmasi adanya penyebutan korban berusia 9, 10, dan 14 tahun. "Ini benar-benar tidak masuk akal dan memuakkan."

Rep. Lauren Boebert (R): Menyatakan bahwa Ghislaine Maxwell seharusnya dipindahkan ke penjara yang lebih keras. "Dia adalah monster."

Rep. Jared Moskowitz (D): "Ada banyak nama, banyak rekan konspirator, dan mereka memperdagangkan gadis-gadis ke seluruh dunia."

Dilema Redaksi dan Transparansi

Meskipun DOJ telah merilis jutaan halaman tambahan, para anggota Kongres mengkritik banyaknya sensor (redactions) yang masih menutupi identitas individu-individu berpengaruh. Rep. Massie menyatakan akan memberikan kesempatan bagi DOJ untuk membuka sensor tersebut secara sukarela sebelum ia mempertimbangkan untuk mengungkap nama-nama tersebut melalui hak imunitas di lantai Kongres.

Pihak DOJ sendiri bersikeras bahwa mereka tidak menyembunyikan apa pun dan hanya melakukan sensor sesuai standar hukum untuk melindungi privasi korban atau penyelidikan yang sedang berlangsung.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI