Informan FBI Sebut Jeffrey Epstein Mata-mata Israel

Laporan: Galuh Ratnatika
Kamis, 05 Februari 2026 | 09:41 WIB
Jeffrey Epstein. (SinPo.id/Getty Images)
Jeffrey Epstein. (SinPo.id/Getty Images)

SinPo.id - Seorang informan FBI yang tak dapat disebutkan namanya, meyakini jika Jeffrey Epstein, seorang pengusaha yang tercela, adalah mata-mata Israel. Hal itu tertulis dalam sebuah dokumen yang termasuk di antara jutaan halaman yang dirilis pekan lalu oleh Departemen Kehakiman.

Berdasarkan sumber informasi rahasia (CHS), pengacara Epstein, Alan Dershowitz, mengatakan kepada Jaksa Agung di Distrik Selatan Florida, Alex Ocasta, bahwa Epstein tergabung dalam dinas intelijen Amerika Serikat (AS) dan sekutu.

"CHS berbagi rekaman panggilan telepon antara Dershowitz dan Epstein di mana ia mencatat, setelah panggilan ini, Mossad (Lembaga Intelijen Israel) akan menghubungi Dershowitz untuk memberikan pengarahan," kata informan FBI tersebut, dilansir dari Anadolu, Kamis, 5 Februari 2026.

"Epstein dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak (Barak) dan dilatih sebagai mata-mata di bawahnya," lanjutnya.

Informan FBI tersebut juga yakin Epstein adalah agen Mossad yang direkrut di tengah persaingan regional yang melibatkan Israel. Karena dalam dokumen tersebut ditulis bahwa Barak mengatakan kepada Epstein, dirinya percaya Netanyahu adalah seorang kriminal.

Selain itu, kumpulan dokumen terkait Epstein terbaru yang dirilis oleh Departemen Kehakiman pekan lalu juga menyebutkan beberapa tokoh penting, termasuk Dershowitz dan anggota elit politik dan keuangan lainnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI