Bill Clinton dan Hillary Clinton akan Beri Kesaksian Atas Kejahatan Jeffrey Epstein

Laporan: Galuh Ratnatika
Selasa, 03 Februari 2026 | 10:48 WIB
Mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Hillary Clinton. (SinPo.id/AAP)
Mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Hillary Clinton. (SinPo.id/AAP)

SinPo.id - Mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Hillary Clinton akan memberikan kesaksian dalam penyelidikan kongres terhadap mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.

“Mantan Presiden dan mantan Menteri Luar Negeri akan hadir. Mereka berharap dapat menetapkan preseden yang berlaku untuk semua orang,” kata wakil kepala staf keluarga Clinton, Angel Urena, dalam sebuah unggahan di media sosial, dilansir dari Al Jazeera, Selasa, 3 Februari 2026.

Urena memposting pengumuman tersebut di atas pernyataan Komite Pengawasan DPR yang menuduh keluarga Clinton menentang panggilan pengadilan dan berusaha menghindari tuntutan.

“Keluarga Clinton tidak kebal hukum,” kata Komite Pengawasan.

Sebelumnya, keluarga Clinton telah menawarkan untuk bekerja sama dengan penyelidikan komite terhadap Epstein, tetapi menolak untuk hadir secara langsung.

Menurut keluarga Clinton, penyelidikan tersebut adalah tindakan partisan yang bertujuan untuk melindungi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang merupakan teman lama Epstein.

Bahkan Partai Demokrat menyebut penyelidikan DPR dipersenjatai untuk menyerang lawan politik Trump yang belum dipanggil untuk bersaksi meskipun telah lama berhubungan dengan Epstein.

Diketahui, Bill Clinton beberapa kali terbang dengan pesawat Epstein pada awal tahun 2000-an setelah meninggalkan jabatannya. Namun, ia telah menyatakan penyesalannya atas hubungan pertemannya dengan Epstein dan dan mengaku tidak mengetahui apa pun tentang aktivitas kriminal Epstein.

Sementara Hillary Clinton mengatakan bahwa ia tidak memiliki interaksi yang berarti dengan Epstein, tidak pernah terbang dengan pesawatnya, dan tidak pernah mengunjungi pulau pribadinya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI