Diego Garcia Jadi Sorotan di Tengah Ketegangan AS–Iran

Laporan: Tim Redaksi
Selasa, 03 Februari 2026 | 05:26 WIB
Diego Garcia (wikipedia)
Diego Garcia (wikipedia)

SinPo.id -  Di tengah memanasnya ketegangan antara Washington dan Teheran, pulau atol terpencil Diego Garcia mendadak menjadi pusat perhatian dunia. Terletak di jantung Samudra Hindia, pangkalan militer gabungan AS–Inggris ini kini dipandang sebagai linchpin kekuatan Amerika sekaligus target potensial jika konflik pecah.

Pangkalan Strategis “Footprint of Freedom”

Diego Garcia, bagian dari Kepulauan Chagos milik Inggris namun dioperasikan penuh oleh Amerika Serikat, dikenal sebagai “Footprint of Freedom”. Pangkalan ini memiliki:

Landasan pacu untuk pesawat strategis jarak jauh (B-1B, B-2, B-52).

Pelabuhan dalam, pusat logistik, sistem pengawasan, dan pesawat tanker udara.

Kapasitas untuk mendukung operasi militer ke Timur Tengah, Asia Selatan, hingga Afrika.

Jarak Diego Garcia ke Teheran sekitar 3.795 km, memungkinkan pesawat pembom AS melancarkan serangan tanpa bergantung pada pangkalan di Teluk.

Potensi Eskalasi

Iran sebelumnya pernah mengancam akan menyerang fasilitas militer AS, termasuk Diego Garcia, dengan serangan preemptive jika terjadi agresi.

Teheran menegaskan pangkalan ini bisa dianggap target sah karena perannya dalam mendukung operasi militer.

Iran mengklaim rudal jarak jauh dan drone mereka mampu mencapai Diego Garcia.

Pentagon diketahui menambah aset di Diego Garcia, termasuk KC-135R tanker, C-130 transport, dan P-8A Poseidon untuk patroli maritim.

Krisis Internal Iran dan Tuduhan Pompeo

Ketegangan eksternal ini terjadi bersamaan dengan krisis internal di Iran.

Protes besar sejak akhir Desember akibat krisis ekonomi berujung kerusuhan pada awal Januari.

Pemerintah Iran mengakui ribuan korban jiwa, sementara LSM HAM menyebut angka lebih tinggi.

Mantan Direktur CIA Mike Pompeo mengklaim AS “secara langsung membantu” para demonstran, menyiratkan adanya operasi intelijen bersama dengan Israel.

Iran menuding kerusuhan sebagai upaya “kudeta” yang digerakkan musuh asing.

Diego Garcia kini menjadi simbol kekuatan sekaligus kerentanan Amerika Serikat. Pangkalan ini memberi Washington kemampuan untuk menyerang jauh ke jantung Iran, namun juga menjadikannya target utama jika konflik meletus. Sementara itu, krisis internal Iran dan tuduhan keterlibatan AS dalam kerusuhan menambah lapisan kompleksitas pada standoff geopolitik yang semakin berbahaya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI