Home /

Pertamina Turunkan Harga BBM Nonsubsidi Mulai 1 Februari 2026, Pertamax Jadi Rp 11.800 per Liter

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 01 Februari 2026 | 00:38 WIB
Ilustrasi. SPBU. (SinPo.id/Ashar)
Ilustrasi. SPBU. (SinPo.id/Ashar)

SinPo.id -  PT Pertamina (Persero) kembali menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai Minggu, 1 Februari 2026. Penurunan harga terjadi pada sejumlah produk seperti Pertamax (RON 92), Pertamax Turbo (RON 98), Pertamax Green 95 (RON 95), Dexlite (CN 51), dan Pertamina Dex (CN 53).

Mengutip situs resmi Pertamina, di wilayah DKI Jakarta harga Pertamax turun menjadi Rp 11.800 per liter dari sebelumnya Rp 12.350 per liter pada Januari 2026. Pertamax Turbo kini dijual Rp 12.700 per liter dari Rp 13.400, sementara Pertamax Green 95 turun menjadi Rp 12.450 per liter dari Rp 13.150.

Produk diesel nonsubsidi juga mengalami penyesuaian. Harga Dexlite turun menjadi Rp 13.250 per liter dari Rp 13.500, sedangkan Pertamina Dex menjadi Rp 13.500 per liter dari Rp 13.600.

Adapun harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap Rp 10.000 per liter di seluruh Indonesia, dan Solar subsidi Rp 6.800 per liter.

Penyesuaian harga ini berlaku di seluruh wilayah Indonesia dengan variasi harga sesuai lokasi. Misalnya, di Aceh Pertamax dijual Rp 12.100 per liter, sementara di Free Trade Zone (FTZ) Batam harganya lebih rendah yakni Rp 11.300 per liter.

Dengan penurunan ini, konsumen di berbagai daerah mendapat sedikit keringanan biaya transportasi, meski harga tetap berbeda antarwilayah. Pertamina menyebut penyesuaian harga dilakukan secara berkala mengikuti tren harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI