Tembakan Israel Tewaskan Tiga Warga Palestina di Gaza, Drone Lukai Empat Orang di Gaza City
SinPo.id - Tembakan pasukan Israel dilaporkan menewaskan tiga warga Palestina dalam dua insiden terpisah di Jalur Gaza pada Minggu 25 Januari 2026. Selain itu, sebuah serangan drone Israel melukai empat warga sipil lainnya di Gaza City, menurut keterangan Kementerian Kesehatan Gaza.
Petugas medis menyebutkan, sedikitnya dua orang tewas akibat tembakan Israel di sebelah timur lingkungan Tuffah, Gaza utara. Sementara itu, seorang pria berusia 41 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah ditembak pasukan Israel di wilayah Khan Younis, Gaza selatan.
Pada insiden terpisah, tenaga medis mengatakan sebuah drone Israel meledak di atap gedung bertingkat di Gaza City. Ledakan tersebut menyebabkan empat warga sipil yang berada di jalan sekitar lokasi mengalami luka-luka.
Menanggapi laporan tersebut, juru bicara militer Israel menyatakan pihaknya tidak mengetahui adanya insiden penembakan yang menewaskan seorang warga Palestina di Khan Younis. Ia juga belum memberikan komentar terkait laporan penembakan warga Palestina di kawasan Tuffah.
Kekerasan terbaru ini terjadi di tengah upaya diplomatik internasional terkait konflik Gaza. Utusan Amerika Serikat, Steve Witkoff dan Jared Kushner, bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Sabtu (24/1) untuk membahas situasi Gaza. Witkoff menyebut pertemuan tersebut berlangsung konstruktif dan positif, dengan kedua pihak sepakat mengenai langkah lanjutan serta pentingnya kerja sama berkelanjutan demi stabilitas kawasan.
Perang di Gaza dipicu oleh serangan kelompok Hamas ke Israel selatan pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang, berdasarkan data Israel. Sejak itu, Kementerian Kesehatan Gaza mencatat lebih dari 71.000 orang, mayoritas warga sipil, tewas akibat serangan Israel. Kementerian tersebut juga menyebut sedikitnya 480 orang tewas sejak perjanjian gencatan senjata mulai berlaku pada Oktober lalu.
Israel sendiri menyatakan empat tentaranya telah tewas akibat serangan militan di Gaza sejak gencatan senjata diberlakukan. Kedua belah pihak saling menuduh telah melanggar kesepakatan gencatan senjata.
Washington sebelumnya menyatakan bahwa rencana gencatan senjata telah memasuki fase kedua. Dalam tahap ini, Israel diharapkan menarik lebih banyak pasukannya dari Gaza, sementara Hamas dijadwalkan menyerahkan kendali administrasi wilayah tersebut.
Di Khan Younis, lebih dari 100 orang menghadiri pemakaman seorang warga yang tewas akibat serangan drone Israel pada Sabtu. Prosesi pemakaman diawali dengan doa khusus di depan jenazah yang diselimuti kain putih di kamar jenazah Rumah Sakit Nasser.
“Mereka berbohong, tidak ada gencatan senjata,” ujar Fares Erheimat, kerabat korban, di sela-sela pemakaman, mencerminkan kekecewaan warga atas terus berlanjutnya kekerasan di tengah klaim gencatan senjata.
