BPBD DKI: Banjir di Jakarta Rendam 125 RT dan 14 Ruas Jalan hingga Jumat Pagi
SinPo.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir masih menggenangi 125 rukun tetangga (RT) dan 14 ruas jalan di sejumlah wilayah Jakarta hingga Jumat, 23 Januari 2026, pagi ini.
“Saat ini terdapat 125 RT dan 14 ruas jalan tergenang,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan dalam keterangannya, Jumat, 23 Januari 2026.
Yohan mengatakan, banjir sempat meluas pada Kamis malam dengan total 132 RT terdampak. Dia menyebut, genangan kemudian berangsur surut pada Jumat dini hari dan menyisakan 106 RT. Namun, hujan kembali menyebabkan banjir meluas pada Jumat pagi.
“Pada Jumat pagi banjir kembali meluas dengan menerjang 125 RT di Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Untuk di Jakarta Pusat dipastikan sudah surut,” ungkap dia.
Adapun BPBD DKI mencatat wilayah terdampak terbanyak berada di Jakarta Selatan dengan 55 RT, disusul Jakarta Barat 38 RT, Jakarta Timur 30 RT, dan Jakarta Utara 2 RT.
"Ketinggian air bervariasi antara 15 sentimeter hingga 150 sentimeter di sejumlah titik permukiman," ujar Yohan.
Selain permukiman warga, kata Yohan, banjir juga menggenangi 14 ruas jalan di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Menurut dia, ketinggian genangan di ruas jalan tersebut berkisar 10 hingga 65 sentimeter dan menghambat aktivitas lalu lintas.
Yohan juga menyampaikan, sejumlah wilayah di Jakarta Selatan terdampak akibat curah hujan tinggi, salah satunya Kelurahan Cipulir dengan ketinggian air mencapai 90 sentimeter. Sementara di Jakarta Barat, genangan terjadi di kelurahan seperti Rawa Buaya, Kedaung Kali Angke, dan Kapuk.
"BPBD DKI Jakarta terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan penanganan banjir di wilayah terdampak," tandasnya.

