Indonesia Masters 2026: Amri/Nita Kalah dari Wakil Thailand, Gagal Melaju ke 16 Besar
SinPo.id - Langkah ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menuju 16 besar Daihatsu Indonesia Masters 2026, dihentikan oleh wakil Thailand Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanchai, melalui pertandingan tiga gim.
Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026, Amri/Nita mendapatkan dukungan luar biasa dari penonton. Sejak masuk gim pertama, Amri/Nita terus berusaha menguasai permainan, memecahkan kebuntuan akibat ditekan wakil Thailand.
Saling balas serangan pun terjadi. Beberapa kali pengembalian shuttlecock (kok) oleh Amri/Nita banyak yang gagal, hingga turun minum skor Indonesia tertinggal 5-11.
Sesekali tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan pasangan Thailand, berhasil dibalik secara sempurna oleh Amri/Nita. Berkat gemuruh penonton, semangat Amri/Nita pun meningkat, membuat wakil Thailand sesekali tampak kesal ketika gagal mengembalikan smash.
Namun, mereka belahan bangkit, memanfaatkan kesalahan kecil yang diperbuat oleh Amri/Nita untuk menjauhkan jarak skor. Dan, gim pertama pun ditutup dengan skor 12-21 untuk pasangan Thailand.
Pada gim kedua, Amri/Nita membuka permainan hingga dua poin. Mereka terus menjauhkan skor dari pasangan Thailand.
Amri/Nita berusaha menciptakan momentum, mendominasi permainan dengan model menyerang. Hingga turun minum, Amri/Nita mengamankan skor 11-8.
Usai interval, jarak yang terlampau sedikit tidak membuat pasangan Indonesia ini puas. Mereka terus bergerak ke segala arah agar skor makin lebar. Sorak suporter yang terus menerus dikomandoi oleh teriakan anak-anak, membuat kepercayaan Amri/Nita membumbung, hingga menutup gim kedua dengan smash sempurna, menjadi 21-15.
Kegemilangan di gim kedua, tidak berlanjut pada gim ketiga. Amri/Nita bener-benar kehilangan ritme permainan.
Teerarasakhul/Sapsiree mengubah strategi bermain lebih agresif, berani mengambil inisiatif serangan, sehingga berhasil mengantongi skor 6-13 saat turun minum.
Kemudian, terjadi insiden pada tangan Nita yang membutuhkan sedikit pertolongan medis.
Memasuki lapangan, permainan pasangan Thailand pun tetap dengan strategi menekan. Kondisi Nita, benar-benar dimanfaatkan oleh Teerarasakhul/Sapsiree untuk mengumpul skor. Pasangan muda Indonesia itu tak mampu keluar dari tekanan berlanjut, akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 10-21.
