Badai Musim Dingin Diperkirakan Kembali Melanda Gaza, Ancam Keselamatan Warga Palestina
SinPo.id - Departemen Meteorologi Palestina telah memperingatkan akan adanya badai musim dingin baru yang mencapai titik beku yang akan kembali melanda wilayah Palestina, termasuk Gaza.
Hal itu akan menambah penderitaan ratusan ribu warga Palestina yang tinggal di tenda-tenda darurat di kamp-kamp pengungsian yang sudah tidak layak untuk menahan cuaca musim dingin yang ekstrem.
Terlebih, Kantor Media Pemerintah Gaza melaporkan bahwa 127.000 dari 135.000 tenda di kamp-kamp pengungsian sudah tidak dapat digunakan karena cuaca ekstrem baru-baru ini.
Pasalnya, Israel masih membatasi masuknya bantuan kemanusiaan termasuk unit rumah mobil prefabrikasi dan bahan bangunan yang penting untuk perlindungan musim dingin bagi warga Gaza.
"Hanya rata-rata 145 truk yang memasuki Gaza sejak gencatan senjata," kata Kantor Media Pemerintah Palestina, dilansir dari Al Jazeera, Selasa, 20 Januari 2026.
Bahkan kematian akibat paparan dingin telah meningkat menjadi 24 orang, 21 diantaranya merupakan anak-anak. Hal itu diakibatkan oleh tidak adanya pasokan bahan bakar dan alat pemanas.
“Semua korban adalah pengungsi Palestina yang tinggal di kamp-kamp pengungsian paksa,” ungkap Kantor Media Pemerintah.
Sementara seorang juru bicara Pertahanan Sipil Palestina di Gaza mengatakan, rumah sakit di seluruh wilayah tersebut telah mengamati peningkatan jumlah pasien, terutama anak-anak, dengan penyakit yang berhubungan dengan cuaca dingin.

