Home /

Pemprov DKI Gandeng BUMD Biayai Sekolah Dua Siswa ke Jepang

Laporan: Sigit Nuryadin
Selasa, 20 Januari 2026 | 10:51 WIB
Pemprov DKI Jakarta menggandeng BUMD untuk membiayai pendidikan luar negeri bagi peserta didik Jakarta. (SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)
Pemprov DKI Jakarta menggandeng BUMD untuk membiayai pendidikan luar negeri bagi peserta didik Jakarta. (SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)

SinPo.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk membiayai pendidikan luar negeri bagi peserta didik Jakarta. Kerja sama itu dituangkan dalam penandatanganan naskah kesepakatan antara Pemprov DKI, PT Bank Jakarta, dan PAM Jaya yang disaksikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Balai Kota, dikutip Selasa, 20 Januari 2026.

Melalui kerja sama tersebut, dua siswa Jakarta akan dibiayai untuk menempuh pendidikan tingkat sekolah menengah atas selama tiga tahun di Hiroshima Global Academy, Jepang. Adapun pembiayaan program ini bersumber dari dukungan korporasi melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan.

Rano mengatakan keterlibatan BUMD dalam pembiayaan pendidikan merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah memperluas akses pendidikan global tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran daerah. 

Menurut dia, investasi sumber daya manusia menjadi faktor penentu daya saing Jakarta dalam jangka panjang.

“Pembangunan kota tidak cukup hanya dengan infrastruktur fisik. Kualitas manusia yang kita siapkan hari ini akan menentukan posisi Jakarta di masa depan,” kata Rano.

Dia menekankan program tersebut akan dijalankan secara selektif dan akuntabel, mengingat keterbatasan kuota dan besarnya biaya pendidikan luar negeri. Pemerintah daerah, kata dia, akan memastikan penerima bantuan memiliki kesiapan akademik dan komitmen untuk kembali berkontribusi bagi Jakarta.

Rano juga menyebut kolaborasi dengan Bank Jakarta dan PAM Jaya menunjukkan pergeseran peran BUMD yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga sosial. 

“Kami mendorong BUMD terlibat langsung dalam agenda pembangunan manusia,” ujarnya.

Rano pun berharap pengalaman belajar internasional dapat memperluas wawasan dan membentuk karakter peserta didik. 

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI