Legislator Harap Pembangunan Bandara Beri Akses Setara Bagi Disabilitas
SinPo.id - Anggota Komisi VII DPR RI Erna Sari Dewi, berharap pembangunan bandara sebagai gerbang utama pariwisata dapat menjamin keselamatan, kenyamanan, dan akses setara bagi seluruh pengguna jasa penerbangan, termasuk penyandang disabilitas.
Ia menilai, aspek safety dan service khususnya bagi penyandang disabilitas harus menjadi indikator utama dalam peningkatan kualitas infrastruktur bandara.
Sehingga, pembangunan fasilitas fisik tidak hanya menyasar kenyamanan, tetapi juga menjamin keselamatan penumpang sejak proses naik dan turun pesawat hingga berada di area terminal.
“Kita tidak boleh lupa bahwa sekitar 5 persen dari penduduk Indonesia merupakan penyandang disabilitas. Ini angka yang besar dan memerlukan perhatian khusus,” kata Erna, dalam keterangan persnya, dikutip Minggu, 18 Januari 2026.
Menurutnya, bandara-bandara yang belum memiliki garbarata harus memastikan akses yang aman bagi penyandang disabilitas. Sehingga akses harus dibuat datar dan aman agar mereka tidak lagi menggunakan tangga yang berisiko membahayakan.
Oleh sebab itu, pihaknya mendorong adanya grand design nasional pengembangan bandara yang menempatkan prinsip inklusivitas sebagai fondasi, mengingat jumlah wisatawan dari tahun ke tahun terus meningkat.
“Perbaikan ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh InJourney. Harus ada kolaborasi yang kuat dengan Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perhubungan agar pembangunan bandara, termasuk yang ramah disabilitas, bisa berjalan serentak di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Selain itu, kata Erna, dengan bandara yang aman, inklusif, dan ramah disabilitas, ia meyakini distribusi manfaat ekonomi pariwisata dapat tersebar lebih adil dan dirasakan oleh seluruh daerah.
