Ratusan Orang Tewas Akibat Banjir di Tiga Negara di Afrika
SinPo.id - Lebih dari 100 orang tewas setelah hujan deras menyebabkan banjir di Afrika Selatan, Mozambik, dan Zimbabwe. Namun, cuaca buruk masih diperkirakan akan terjadi di wilayah tersebut.
"Di Mozambik tengah dan selatan, lebih dari 200.000 orang terdampak, ribuan rumah rusak, dan puluhan ribu orang menghadapi evakuasi," kata Program Pangan Dunia, dilansir dari Sky News, Minggu, 18 Januari 2026.
Sekitar 173.000 hektar lahan pertanian, termasuk tanaman pokok seperti padi dan jagung, terendam air. Setidaknya 103 orang tewas di sana, menyusul musim hujan yang luar biasa parah sejak akhir tahun lalu.
Sebagian dari mereka yang tewas dilaporkan karena tenggelam dan tertimpa bangunan yang runtuh. Kemudian beberapa orang lainnya tewas karena tertular kolera atau tersengat listrik akibat sambaran petir.
Di Zimbabwe, seorang pejabat mengatakan setidaknya 70 orang tewas di sana, dengan lebih dari 1.000 rumah hancur akibat hujan lebat tahun ini. Bahkan sejumlah infrastruktur termasuk sekolah, jalan, dan jembatan, juga runtuh.
Sementara itu, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengatakan lebih dari 15 inci (38 cm) hujan telah turun dalam waktu kurang dari seminggu, dan pihaknya telah mengunjungi Limpopo, daerah di mana 36 rumah hilang akibat banjir.

