Mentan Sebut Stok Beras Aceh Aman hingga Enam Bulan

Laporan: Tio Pirnando
Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:56 WIB
Ilustrasi petani sedang beraktivitas di sawah (SinPo.id/dok. PKH)
Ilustrasi petani sedang beraktivitas di sawah (SinPo.id/dok. PKH)

SinPo.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan, ketahanan pangan nasional berada dalam kondisi aman dan berkelanjutan. Keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan, didukung kuatnya stok nasional, termasuk di Aceh yang memiliki cadangan beras tinggi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.

 

"Stok beras nasional kita saat ini sekitar 3,2 juta ton. Termasuk di Aceh, stoknya sangat kuat, bisa untuk 3 hingga 6 bulan ke depan. Tersedia, jadi saudaraku, sahabatku yang terdampak bencana, pangan tidak ada masalah di tiga provinsi. Bahkan seluruh Indonesia," kata Amran saat Groundbreaking Rehabilitasi Lahan Sawah Terdampak Bencana di Lhokseumawe, Aceh Utara, dikutip Sabtu, 17 Januari 2026. 

 

Amran menyampaikan, pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga melakukan percepatan pemulihan sektor pertanian guna menjaga keberlanjutan produksi pangan.

 

Khusus Aceh, saat ini masih tersedia sekitar 70 ribu ton beras di gudang Bulog, seiring dengan kembali berjalannya proses penyerapan gabah petani.

Kementan, lanjut Amran, tidak hanya memastikan ketersediaan stok beras, tetapi juga menjaga kesinambungan produksi di tingkat petani. Pendampingan, rehabilitasi lahan, serta penyaluran sarana produksi dilakukan agar daerah terdampak bencana, termasuk Aceh, dapat segera kembali berproduksi dan menopang ketahanan pangan nasional.

"Alhamdulillah, Indonesia telah satu tahun mencapai swasembada pangan. Ini merupakan capaian strategis dan tercepat berkat gagasan besar Bapak Presiden. Pemerintah memastikan pangan aman, tersedia, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat," tegasnya.

Tercatat, total stok beras yang dikelola Perum Bulog di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) mencapai 106,7 ribu ton. Dari jumlah tersebut, Aceh memiliki stok terbesar, yakni 71,3 ribu ton, disusul Sumut 25,7 ribu ton; dan Sumbar 9,7 ribu ton.

Secara nasional, stok beras Bulog mencapai 3,35 juta ton, terdiri atas Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 3,23 juta ton dan stok komersial sekitar 128 ribu ton. Kondisi ini menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tingkat masyarakat.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI