Wamenhaj Ajak Petugas Haji Jadikan Isra Mi’raj sebagai Semangat Pelayanan

Laporan: Sigit Nuryadin
Jumat, 16 Januari 2026 | 08:13 WIB
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak. (SinPo.id/Kementerian Haji dan Umrah)
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak. (SinPo.id/Kementerian Haji dan Umrah)

SinPo.id - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengajak para petugas haji Indonesia menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum untuk memperkuat etos pengabdian dan pelayanan kepada jamaah. 

Menurut dia, nilai spiritual dalam peristiwa Isra Mi’raj harus tercermin dalam sikap profesional dan tanggung jawab petugas di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Dahnil saat memimpin apel malam petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026, malam. Adapun apel tersebut diikuti sekitar 1.600 petugas haji yang tengah menjalani pendidikan dan pelatihan menjelang penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Dahnil menekankan peran strategis petugas haji dalam menentukan kualitas pelayanan jamaah. Ia mengatakan petugas bukan hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga membawa misi pelayanan negara kepada tamu Allah SWT.

“Petugas haji adalah wajah pelayanan pemerintah di hadapan jamaah. Kesungguhan dan keikhlasan kalian akan sangat menentukan kenyamanan jamaah selama beribadah,” kata Dahnil.

Dia menyebut perhatian pemerintah terhadap peningkatan layanan haji terus diperkuat. Dahnil mengatakan Presiden Prabowo Subianto menaruh harapan besar pada kesiapan dan semangat para petugas haji yang telah dibina sejak masa pelatihan.

“Saya meyakini Presiden Prabowo akan merasa bangga melihat semangat dan kesiapan para petugas haji. Komitmen pelayanan itu sudah terlihat sejak proses diklat yang dijalani di asrama haji ini,” tutur dia. 

Selain profesionalisme, Dahnil juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran fisik. Menurutnya, rangkaian tugas selama musim haji menuntut kondisi fisik yang prima agar pelayanan kepada jamaah tetap optimal.

“Kita ingin seluruh petugas tetap sehat dan kuat hingga seluruh tahapan ibadah haji selesai. Ini bagian dari tanggung jawab pelayanan,” ujar Dahnil. 

Dia menegaskan keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia sangat bergantung pada dedikasi dan integritas petugas di lapangan. Dahnil pun meminta seluruh petugas menjaga kesehatan, disiplin, dan komitmen pelayanan hingga berakhirnya musim haji 2026.

“Jaga kesehatan dan integritas sampai tugas selesai, karena kesuksesan haji Indonesia ada di pundak para petugas,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI