Rano: Penerima Beasiswa TELADAN Emban Amanah Jadi Pemimpin Masa Depan

Laporan: Sigit Nuryadin
Rabu, 14 Januari 2026 | 20:17 WIB
Wagub DKI Jakarta Rano Karno (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Wagub DKI Jakarta Rano Karno (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut mahasiswa penerima Program Transformasi Edukasi untuk Melahirkan Pemimpin Masa Depan (TELADAN) 2026 tidak sekadar memperoleh bantuan pendidikan, tetapi juga memikul tanggung jawab besar sebagai calon pemimpin bangsa. 

Hal itu disampaikan Rano saat menghadiri inaugurasi Program TELADAN 2026 di Gedung Tanoto Foundation, Rabu, 14 Januari.

“Saudara-saudara tidak sekadar menerima bantuan, tetapi juga mengemban amanah. Tiga setengah tahun ke depan merupakan tanggung jawab besar untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang mampu membawa perubahan,” kata Rano.

Rano menghadiri acara tersebut mewakili Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dia mengucapkan selamat kepada 175 mahasiswa penerima beasiswa TELADAN 2026 atau Tanoto Scholars yang berasal dari 10 perguruan tinggi negeri di Indonesia. 

Menurut dia, para penerima manfaat merupakan individu terpilih yang memiliki kesempatan strategis untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan menuju Indonesia Emas 2045.

Rano menilai inaugurasi Program TELADAN menjadi momentum penting karena kepercayaan dan harapan bangsa dialihkan kepada generasi muda. Dia juga mengapresiasi Tanoto Foundation yang dinilai konsisten mendorong pemerataan pendidikan berkualitas di Indonesia.

“Pendidikan adalah kunci kesetaraan peluang. Upaya ini harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pendidikan anak usia dini, peningkatan kualitas guru dan sekolah, hingga pengembangan kepemimpinan mahasiswa seperti melalui TELADAN,” tutur dia. 

Dia menegaskan, Program TELADAN tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan nilai dan integritas. 

“TELADAN bukan sekadar nama program. Ia mencerminkan standar moral dan komitmen untuk melahirkan pemimpin yang berintegritas,” ujar Rano.

Menurut Rano, berbagai capaian Program TELADAN telah memberi dampak nyata, termasuk terbukanya peluang kerja dan meningkatnya mobilitas sosial penerima manfaat. Namun, dia menilai makna terpenting program tersebut terletak pada perubahan konkret dalam kehidupan peserta dan keluarganya.

Rano juga menyinggung tantangan Jakarta sebagai kota global dengan jumlah penduduk lebih dari 11 juta jiwa. Kompleksitas persoalan perkotaan, kata dia, menuntut kepemimpinan yang adaptif dan responsif.

“Dalam konteks itu, Program TELADAN menjadi relevan karena membekali Tanoto Scholars dengan kapasitas kepemimpinan jangka panjang yang dibutuhkan Jakarta dan Indonesia,” ungkapnya. 

Dia menegaskan, pemerintah membutuhkan pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki empati dan keberpihakan kepada masyarakat. 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata Rano, terus mendorong pembinaan karakter generasi muda sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang.

“Masa depan Jakarta dan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas generasi penerus. Manfaatkan Program TELADAN 2026 untuk melahirkan gagasan dan solusi nyata bagi tantangan bangsa,” kata dia.

Menutup sambutannya, Rano kembali menyampaikan apresiasi kepada Tanoto Foundation dan mengajak para Tanoto Scholars untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI