Legislator: Perlu Ada Solusi untuk Petani, Pekebun, dan Petambak di Aceh

Laporan: Galuh Ratnatika
Rabu, 14 Januari 2026 | 19:50 WIB
Bencana banjir dan longsor Sumatra (SinPo.id/Istimewa)
Bencana banjir dan longsor Sumatra (SinPo.id/Istimewa)

SinPo.id - Anggota Komisi IV DPR RI Jamaluddin Idham menyampaikan kondisi petani, pekebun, dan petambak di Aceh yang memperihatinkan pasca bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.

Menurutnya, perlu ada solusi dan perlakuan khusus dalam jangka pendek bagi masyarakat terdampak yang kehilangan mata pencaharian.

“Saya melihat sendiri dan merasakan betul betapa parahnya kondisi masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh,” kata Jamaluddin, dalam keterangan persnya, Rabu, 14 Januari 2026.

Ia mengungkapkan sawah-sawah milik petani tertutup lumpur tebal, sementara tambak ikan dan udang terendam lumpur hingga lebih dari satu meter. Sehingga lahan pertanian tidak lagi dapat diolah dalam waktu dekat.

“Kalau kita lihat sawah padi ini sudah seperti lapangan bola, tidak ada lagi harapan petani saat ini setelah banjir ini,” ungkapnya.

Padahal, kata Jamaluddin, para petani dan petambak tetap harus memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk biaya pendidikan anak-anak mereka. Namun pemulihan sawah dan tambak membutuhkan waktu yang lama.

“Mereka hari ini punya tanggung jawab untuk menyekolahkan anak-anak, bahkan ada yang sedang kuliah, sementara mata pencaharian mereka dari sawah dan tambak sudah rusak akibat bencana,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap pemerintah dapat memberikan solusi konkret, baik berupa bantuan sementara, program khusus, maupun skema lain yang dapat meringankan beban petani, pekebun, dan petambak terdampak bencana.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI