Kemlu Pulangkan 27.768 WNI dari Negara Konflik Sepanjang 2025

Laporan: Tio Pirnando
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:11 WIB
Menteri Luar Negeri RI Sugiono (SinPo.id/ Tio Pirnando)
Menteri Luar Negeri RI Sugiono (SinPo.id/ Tio Pirnando)

SinPo.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyampaikan, sepanjang 2025, pihaknya berhasil memulangkan sebanyak 27.768 warga negara Indonesia (WNI) dari luar negeri akibat situasi krisis di sebuah negara. Repatriasi ini merupakan amanat konstitusi untuk melindungi segenap bangsa Indonesia.

"Sepanjang tahun 2025 Indonesia telah memulangkan 27.768 warga negara Indonesia dari berbagai situasi krisis, mulai dari konflik bersenjata hingga kejahatan transnasional seperti online scam dan judi daring," kata Sugiono dalam pidato Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Gedung Kemlu, Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.

Sugiono lantas menyampaikan apresiasi dan penghargaannya kepada seluruh pihak yang terlibat langsung dalam upaya perlindungan WNI. Sebab, berkat kerja sama semua pihak, upaya pembebasan, penyelesaian masalah-masalah, dan pemulangan WNI kembali ke tanah air, bisa berhasil.

Menurut Sugiono, kerja para diplomat maupun staf perwakilan di luar negeri, kerap tidak terlihat dan tidak terdengar oleh publik. Namun, keberhasilan melindungi dan memulangkan WNI, merupakan bukti nyata kehadiran negara bagi warganya di mana pun berada.

"Percayalah apa yang saudara-saudara lakukan menunjukkan bahwa negara, bahwa pemerintah Republik Indonesia hadir untuk melindungi warga negaranya di manapun berada," ucapnya.

Lebih lanjut, Sugiono memastikan, ke depan Kemlu akan terus memperkuat kemitraan internasional, meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat sistem peringatan dini dan digitalisasi. Saat ini, Kemlu sedang memprioritaskan pemberdayaan diaspora sebagai subjek pembangunan dan aset  ketahanan nasional.

"Untuk tujuan itu saya telah membentuk sebuah unit kerja khusus di Kementerian Luar Negeri agar kebijakan pemberdayaan diaspora lebih terkoordinasi dan lebih berdampak," tandasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI