AS Lancarkan Serangan Skala Besar Terhadap Kelompok ISIS di Suriah

Laporan: Galuh Ratnatika
Minggu, 11 Januari 2026 | 12:26 WIB
Foto: dok Centcom
Foto: dok Centcom

SinPo.id - Komando Pusat AS (Centcom) mengumumkan bahwa AS dan pasukan sekutunya telah melakukan serangan skala besar terhadap target kelompok ISIS di Suriah, atas perintah Presiden Donald Trump.

Menurut Centcom, serangan yang dilancarkan pada Sabtu kemarin merupakan bagian dari Operasi Hawkeye Strike, sebagai balasan atas serangan mematikan ISIS terhadap pasukan AS di Suriah pada 13 Desember lalu.

"Pesan kami tetap tegas: jika Anda melukai prajurit kami, kami akan menemukan dan membunuh Anda di mana pun di dunia, tidak peduli seberapa keras Anda mencoba menghindari keadilan," kata Centcom, dilansir dari BBC, Minggu, 11 Januari 2026.

Seorang pejabat AS mengatakan, pasukan AS dan sekutu menembakkan lebih dari 90 amunisi presisi ke lebih dari 35 target dalam operasi yang melibatkan lebih dari 20 pesawat.

Adapun pesawat-pesawat yang ikut serta dalam serangan tersebut termasuk F-15E, A-10, AC-130J, MQ-9, dan F-16 Yordania. Namun lokasi serangan dan jumlah korban belum diketahui secara jelas.

"Kami tidak akan pernah lupa, dan tidak akan pernah menyerah," tulis Menteri Pertahanan Pete Hegseth di X pada hari Sabtu, merujuk pada aksi militer tersebut.

Ia pun menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan awal dari perang, melainkan deklarasi pembalasan setelah seorang anggota ISIS membunuh dua tentara AS dan seorang penerjemah sipil AS dalam penyergapan di Palmyra, yang terletak di pusat Suriah.

"Amerika Serikat, di bawah kepemimpinan Presiden Trump, tidak akan pernah ragu dan tidak akan pernah menyerah untuk membela rakyat kami," tegasnya.

Sebelumnya, pasukan AS juga telah membunuh atau menangkap hampir 25 anggota kelompok ISIS dalam 11 misi antara 20 Desember dan 29 Desember sebagai bagian dari Operasi Hawkeye Strike.

Bahkan dalam misi pertama operasi tersebut pada 19 Desember, pasukan AS dan Yordania melakukan serangan besar-besaran terhadap kelompok ISIS, mengerahkan jet tempur, helikopter serang, dan artileri untuk menyerang lebih dari 70 target di berbagai lokasi di Suriah tengah.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI