Cak Imin: Hak Siar Piala Dunia di TVRI Bisa Gerakkan Ekonomi Rakyat

Laporan: Tim Redaksi
Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:24 WIB
Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026

SinPo.id -  Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menilai adanya potensi ekonomi besar bagi masyarakat setelah Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) resmi mendapatkan hak siar Piala Dunia 2026.

Menurutnya, jaringan TVRI yang menjangkau seluruh pelosok Indonesia dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari UMKM, komunitas, hingga kegiatan ekonomi berbasis kerakyatan.

“Jaringan TVRI yang menjangkau seluruh Indonesia menjadi kekuatan besar. Ini bisa dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Cak Imin di Jakarta, Jumat.

Ia menekankan bahwa siaran Piala Dunia bukan sekadar hiburan, melainkan juga momentum ekonomi. Pesta olahraga global tersebut diyakini mampu membuka peluang baru bagi pelaku usaha kecil dan sektor ekonomi kreatif.

“Piala Dunia ini bukan sekadar tontonan, melainkan juga momentum ekonomi. Jika dikelola dengan baik, dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Cak Imin mendorong pemerintah memperkuat kolaborasi dengan TVRI agar siaran Piala Dunia tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan nilai tambah kesejahteraan bagi masyarakat. Dengan jangkauan TVRI yang luas, siaran Piala Dunia dipastikan dapat dinikmati tidak hanya di perkotaan, tetapi juga hingga ke daerah-daerah terpencil.

Sebelumnya, TVRI telah memperoleh hak siar Piala Dunia 2026 untuk wilayah Indonesia. Seluruh 104 pertandingan dari babak penyisihan hingga final akan ditayangkan secara free to air (FTA) melalui kanal TVRI Sport dan TVRI Nasional pada 11 Juni–19 Juli 2026, dengan jadwal siaran mulai pukul 23.00 WIB hingga 11.00 WIB.

Dengan hak siar ini, TVRI diharapkan tidak hanya menjadi saluran tontonan sepak bola dunia, tetapi juga motor penggerak ekonomi rakyat di berbagai daerah.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI