Home /

Pramono Minta Puskesmas Layani Warga Tanpa Lihat Domisili

Laporan: Sigit Nuryadin
Jumat, 09 Januari 2026 | 20:43 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta seluruh puskesmas di Jakarta tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada warga tanpa membedakan domisili. 

Hal itu disampaikan Pramono saat mengunjungi Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat, 9 Januari 2026.

“Tadi saya juga mendapat laporan bahwa hampir semua puskesmas di Jakarta, terutama yang berbatasan dengan daerah sekitar, banyak dimanfaatkan oleh warga dari luar wilayah," ucap Pramono. 

"Saya sampaikan kepada Kepala Dinas Kesehatan agar puskesmas tetap memberikan pelayanan terbaik bagi siapa pun,” sambungnya. 

Menurut Pramono, tingginya jumlah warga dari wilayah perbatasan yang berobat ke puskesmas Jakarta menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan kesehatan di ibu kota. 

Dia menegaskan puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama harus menjadi garda terdepan dalam melayani seluruh masyarakat.

“Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mewujudkan Jakarta yang lebih baik, khususnya di sektor kesehatan. Puskesmas memiliki peran strategis dalam menciptakan masyarakat Jakarta yang sehat dan produktif,” tutur dia. 

Dalam kunjungan tersebut, Pramono mengapresiasi fasilitas dan kualitas pelayanan Puskesmas Kebayoran Lama yang melayani sekitar 600 hingga 700 pasien setiap hari. Adapun Puskesmas ini didukung oleh 41 dokter umum dan 14 dokter gigi.

“Begitu melihat puskesmas ini, saya cukup kaget karena kondisinya sudah hampir seperti rumah sakit di kota-kota besar. Artinya, pelayanannya sangat baik dengan jumlah pasien yang cukup banyak setiap hari,” kata Pramono. 

Dia berharap pengelolaan puskesmas tersebut dapat menjadi contoh bagi fasilitas kesehatan lain di Jakarta maupun daerah lain.

Untuk diketahui, Puskesmas Kebayoran Lama melayani wilayah dengan jumlah sasaran penduduk sekitar 320.880 jiwa. Dalam menjalankan fungsinya, puskesmas ini didukung 124 posyandu dan enam puskesmas pembantu di tingkat kelurahan. Selain pelayanan dasar, puskesmas ini menerapkan Konsep Integrasi Layanan Primer (ILP) berbasis siklus hidup serta menjalankan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengelola 44 puskesmas kecamatan, 267 puskesmas pembantu, dan 31 rumah sakit yang seluruhnya melayani peserta BPJS Kesehatan.

 

 

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI