Legislator DKI Soroti Lambannya Penyelidikan Kebakaran di Penjaringan
SinPo.id - Anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu menyoroti lambannya penanganan kasus kebakaran rumah di Teluk Gong, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, yang menewaskan lima orang dari satu keluarga. Hingga tiga pekan setelah kejadian, proses penyelidikan dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Kevin mengatakan pihaknya menerima keluhan dari warga dan keluarga korban yang mempertanyakan kelanjutan pengusutan peristiwa tersebut. Menurut dia, ketidakjelasan proses hukum berdampak pada kondisi psikologis keluarga korban dan masyarakat sekitar.
“Setelah tiga minggu, belum terlihat progres yang jelas. Ini bukan kasus biasa dan seharusnya mendapatkan atensi khusus,” kata Kevin , Rabu, 7 Januari 2026.
Dia menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama aparat penegak hukum perlu menunjukkan keseriusan dalam menangani kasus kebakaran yang menelan korban jiwa tersebut. Kevin menegaskan, penanganan yang lambat berpotensi menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Adapun kebakaran rumah di Teluk Gong itu diduga dipicu oleh korsleting mobil listrik yang sedang atau baru selesai di-charge. Dugaan tersebut, kata Kevin, masih menunggu hasil penyelidikan Laboratorium Forensik Kepolisian.
“Kita masih menunggu hasil dari Labfor. Ini penting agar penyebabnya jelas dan tidak menimbulkan simpang siur informasi,” tuturnya.
Lebih jauh, Kevin juga meminta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi, terutama terkait pencegahan kebakaran yang bersumber dari penggunaan perangkat listrik dan kendaraan listrik di permukiman padat.
Menurut dia, kejadian ini seharusnya menjadi peringatan agar sistem pencegahan dan edukasi keselamatan kebakaran diperkuat.
“Ini pelajaran penting agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” ujar Kevin.
Dia berharap pengusutan kasus dapat segera diselesaikan secara transparan agar garis polisi di lokasi kejadian bisa dibuka. Dengan demikian, keluarga korban dan warga sekitar dapat melakukan perbaikan serta kembali menjalani aktivitas secara normal.
“Dengan pengusutan yang tuntas, masyarakat bisa mendapatkan kepastian dan memulai pemulihan,” tandasnya.

