Malaysia Open 2026: Debut Marwan/Aisyah d Hadapi Wakil Prancis, Jafar/Felisha Langsung Ujian Juara Dunia

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:39 WIB
Malaysia Open 2026
Malaysia Open 2026

SinPo.id -  Indonesia menurunkan sembilan wakil pada ajang Malaysia Open 2026, turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 1000 yang digelar di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada 6–11 Januari. Salah satu yang menjadi sorotan adalah debut ganda campuran Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata di level turnamen tertinggi BWF.

Berdasarkan hasil undian, pasangan muda “Merah Putih” tersebut akan menghadapi Julien Maio/Lea Palermo asal Prancis di babak pertama. Marwan/Aisyah datang ke Malaysia Open dengan modal impresif setelah meraih empat gelar juara BWF Super 100 sepanjang musim 2025, yakni Vietnam Open, Indonesia Masters II, Guwahati Masters, dan Odisha Masters. Mereka juga sempat menjadi runner-up Al Ain Masters usai kalah dari pasangan Indonesia lainnya, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindiya Wardana, di partai final.

Melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI, Marwan mengaku senang atas pencapaian tersebut, namun menegaskan tidak ingin cepat berpuas diri.

“Tantangan ke depan pasti tidak mudah karena levelnya naik. Kami masih harus terus belajar dan meningkatkan kemampuan masing-masing,” ujar pemain asal Kuningan, Jawa Barat, kelahiran 5 Mei 2004 itu.

Ia juga menyoroti konsistensi sebagai pekerjaan rumah utama.

“Salah satu kekurangan kami adalah konsistensi. Jadi kami ingin lebih fokus dan bermain konsisten,” katanya.

Meski menutup musim lalu dengan dua gelar beruntun, Marwan/Aisyah masih kerap kesulitan bersaing di level atas, khususnya pada turnamen BWF World Tour Super 300 dan Super 500. Sepanjang musim 2025, mereka baru sekali tampil di level Super 500, yakni Indonesia Masters, dan terhenti di babak 16 besar. Dari total 15 turnamen yang diikuti, pencapaian terbaik di Super 300 adalah semifinal Syed Modi India International.

Jika mampu melewati babak pertama Malaysia Open 2026, Marwan/Aisyah berpeluang menghadapi pasangan Eropa lainnya, yakni Jesper Toft/Amalie Magelund (Denmark) atau Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis), juara Indonesia Open 2025.

Di sektor ganda campuran lainnya, Indonesia langsung mendapat ujian berat. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dijadwalkan menghadapi pasangan tuan rumah Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, juara dunia 2025 sekaligus peringkat keempat dunia. Dari enam pertemuan sebelumnya, Jafar/Felisha belum pernah menang, meski empat laga harus ditentukan melalui rubber game.

Pertemuan terakhir kedua pasangan terjadi di fase grup BWF World Tour Finals 2025, dengan kemenangan Chen/Toh lewat tiga gim. Jafar mengakui perubahan tempo permainan lawan selepas interval menjadi faktor penentu, sementara Felisha menilai tekanan membuat mereka banyak melakukan kesalahan sendiri.

Di sektor lain, Indonesia juga menurunkan Jonatan Christie dan Alwi Farhan di tunggal putra, Putri Kusuma Wardani di tunggal putri, serta sejumlah pasangan ganda. Indonesia dipastikan kehilangan Gregoria Mariska Tunjung yang mundur akibat vertigo. PP PBSI memastikan Gregoria tengah menjalani pemulihan dan telah mendapatkan protected ranking dari BWF agar dapat kembali bertanding tanpa kehilangan peringkat dunia.

Malaysia Open 2026 menjadi panggung pembuktian bagi para wakil Indonesia, terutama pasangan-pasangan muda yang mulai naik level dan mencoba menembus persaingan elite bulu tangkis dunia.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI