Komisi VII DPR Harap Pengembangan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

Laporan: Juven Martua Sitompul
Jumat, 02 Januari 2026 | 21:06 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia. Istimewa
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia. Istimewa

SinPo.id - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim (Nunik) meminta Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengakselerasi pergeseran fokus pariwisata dari kuantitas kunjungan ke kualitas pengalaman. Termasuk, nilai ekonomi, keberlanjutan, dan manfaat sosial.

Nunik menjelaskan faktor keselamatan dan kenyamanan menjadi salah satu fokus pembenahan yang harus diperhatikan bersama.

"Kasus kematian pelatih Valencia Fernando Martin Carreras beberapa waktu akibat tenggelamnya wisata di Labuan Bajo harus menjadi bahan pembelajaran dan evaluasi bersama tentang pentingnya menghadirkan pariwisata yang berkualitas kedepan," kata Nunik.

Menurutnya, kedepan juga penting untuk melihat perubahan pola perjalanan wisata yang menghadirkan tantangan sekaligus peluang yang harus dijawab dengan kreativitas dan kolaborasi. Selama bertahun-tahun orientasi pariwisata kita dirayakan melalui angka jumlah kunjungan.

"Pariwisata tidak cukup hanya dihitung dari berapa jumlah orang yang datang, hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana pengalaman itu dirasakan, bagaimana masyarakat siap menyambut, dan bagaimana manfaat ekonominya benar-benar kembali ke daerah," ujarnya.

Selain itu, kata Nunik, bila membaca tren utama pariwisata 2026 meliputi wellness, ekowisata, gastronomi, budaya otentik, dan adopsi digital, yang akan mendorong peningkatan devisa, pemberdayaan komunitas, dan daya saing global Indonesia melalui kolaborasi strategis dan pemanfaatan teknologi.

"Pariwisata Indonesia tidak boleh lagi hanya dipandang hanya sebagai sektor hiburan tetapi sebagai investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat guna memperkuat harapan bahwa pariwisata akan tumbuh ke arah yang lebih jelas, lebih aman, dan lebih berkelanjutan," tegasnya.

Lebih lanjut, Legislator dari Fraksi PKB ini menuturkan bahwa di banyak daerah wisata yang dikunjungi pihaknya juga melihat langsung bagaimana wisatawan semakin mencari pengalaman yang mendalam.

Mereka tidak hanya ingin melihat pemandangan tetapi ingin merasakan kehidupan masyarakat lokal, tradisi, musik, kuliner, serta cerita kehidupan di balik sebuah destinasi.

"Pendekatan pariwisata berkualitas mengajak seluruh ekosistem untuk menghadirkan pengalaman yang lebih otentik, ramah lingkungan, dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar karenanya Kemenpar harus mengorkestrasi potensi-potensi wisata yang dalam upaya mendorong pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan," tegas dia.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI