Legislator: Pengalaman Penanganan Pendidikan di Wilayah Terdampak Bencana Jadi Pelajaran Penting

Laporan: Tio Pirnando
Minggu, 28 Desember 2025 | 12:12 WIB
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian (SinPo.id/ Tim Media)
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian (SinPo.id/ Tim Media)

SinPo.id - Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, mengatakan pengalaman penanganan pendidikan di wilayah terdampak bencana pada akhir 2025, telah memberikan pelajaran penting.

Menurutnya, pendidikan tidak boleh menunggu situasi pulih sepenuhnya, melainkan harus hadir sejak masa tanggap darurat sebagai kebutuhan dasar masyarakat.

Sehingga ke depannya ia berharap adanya respons yang lebih cepat, terukur, dan terkoordinasi dalam penanganan pendidikan di wilayah bencana.

Oleh sebab itu, kata Hetifah, tahun 2026 mendatang merupakan waktu yang tepat untuk melakukan pembaruan regulasi pendidikan melalui revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. 

Ia pun berharap, pendekatan kodifikasi yang tengah disiapkan mampu menyederhanakan regulasi, memperkuat perlindungan dan kesejahteraan guru, serta menjamin pendanaan pendidikan yang berkelanjutan. 

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang bangsa," kata Hetifah, dalam keterangan persnya, dikutip Minggu, 28 Desember 2025.

"Evaluasi 2025 dan harapan 2026 merupakan komitmen moral dan politik untuk memastikan setiap anak Indonesia memperoleh pendidikan yang bermutu, aman, dan berkeadilan," imbuhnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI