Puncak Arus Balik Nataru Terjadi 4 Januari 2025, Diprediksi 2,8 Juta Kendaraan Masuk Jakarta

Laporan: Firdausi
Sabtu, 27 Desember 2025 | 19:28 WIB
Menjelang libur panjang Hari Raya Idul Adha pemudik memadati terminal pondok pinang (Ashar/SinPo.id)
Menjelang libur panjang Hari Raya Idul Adha pemudik memadati terminal pondok pinang (Ashar/SinPo.id)

SinPo.id - Korlantas Polri memprediksi puncak arus balik libur Nataru akan bergeser ke tanggal 4 Januari 2026. Pergeseran ini dipengaruhi oleh kebijakan work from anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah. 

"Adanya kebijakan WFA, terjadi pergeseran arus balik. Yang semula direncanakan pada 2 Januari, kemungkinan bergeser ke 4 Januari," kata Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho dalam keterangannya, Sabtu, 27 Desember 2025.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan arus balik, pihaknya akan melakukan penebalan personel di sejumlah titik strategis. Sebab diperkirakan sekitar 2,8 juta kendaraan akan kembali menuju Jakarta pada masa arus balik Nataru.

"Kami melakukan penebalan personel. Proyeksi arus balik mencapai 2,8 juta kendaraan, sehingga harus dipersiapkan dengan matang," ucapnya.

Selain itu, seluruh tim di lapangan akan menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas, termasuk contraflow dan one way, guna menghadapi puncak arus balik nanti.

"Jika arus balik bisa terurai antara tanggal 2 dan 4 Januari tentu lebih ringan. Namun apabila puncaknya terjadi pada 4 Januari, kami sudah siap dengan seluruh skenario," kata dia.

Tak hanya itu, jenderal polisi bintang dua itu menegaskan, seluruh pergerakan arus balik Nataru, baik dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Sumatra akan dikelola secara terpadu agar tetap aman dan lancar. 

"Pada arus balik nanti, semua pergerakan akan menuju Jakarta, baik dari Trans Jawa maupun dari Sumatra. Ini harus kita kelola bersama," ucapnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI